Akurat

Dorong Literasi Holistik Anak Indonesia, CIA Fest 2025 Usung Tema 'Suara Anak untuk Alam'

Yusuf Tirtayasa | 28 Juli 2025, 21:48 WIB
Dorong Literasi Holistik Anak Indonesia, CIA Fest 2025 Usung Tema 'Suara Anak untuk Alam'

 

AKURAT.CO Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA) kembali menggelar CIA Fest 2025, festival literasi anak terbesar di Indonesia.

Diselenggarakan pada 3–5 Oktober 2025 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, acara ini mengangkat tema Suara Anak untuk Alam, sekaligus menyoroti isu lingkungan dan mengusung kekayaan budaya Kalimantan.

Kolaborasi strategis antara CIA dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan diwujudkan dalam penyelenggaraan konferensi pers di Anjungan Kalimantan Selatan, TMII, pada 27 Juli 2025.

Acara ini dikemas dalam bentuk piknik keluarga media dan menghadirkan berbagai pihak, termasuk SLB dan Dharma Wanita.

“Bagi kami, menjadi bagian dari perkembangan generasi Indonesia yang mengenal identitas bangsanya adalah sebuah keharusan. Kami sangat bangga kerjasama tersebut telah kita mulai di hari yang penuh kegembiraan dan kebersamaan ini,” ujar Irisandy Winata Nasution dari Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebagai media anak yang sudah hadir selama 15 tahun, Majalah CIA telah menjangkau lebih dari 10 juta anak melalui berbagai sekolah dan gerakan literasi seperti Hak Baca Anak (HBA) dan Buku Untuk Semua (BUS). Inisiatif ini juga menyasar anak-anak di wilayah 3T agar memiliki akses bacaan berkualitas.

CIA Fest 2025 menghadirkan beragam kegiatan utama seperti Bazaar Buku Rakyat hasil kerja sama dengan Taka Library, Festival Gambar 1.000 Anak PAUD bersama Kemendikdasmen, 200 Menit Tanpa Gawai yang akan dicatat MURI, dan MAINLYMPIC, kompetisi permainan tradisional antar sekolah.

Hari Untuk Guru juga menjadi sorotan dengan acara jalan santai 1.000 guru yang digelar pada 4 Oktober 2025 sebagai bentuk apresiasi dan ajakan dukungan bagi tenaga pendidik. Acara ini ditujukan untuk menguatkan peran guru dalam menciptakan generasi cerdas dan literat.

Terdapat 14 mata lomba yang diadakan, mulai dari Story Telling, Musikalisasi Puisi, hingga Kreasi Topeng.

Kegiatan ini melibatkan sekolah, yayasan, dan institusi literasi untuk menunjukkan karya terbaik, serta menjadi panggung bagi Jambore Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

“Kolaborasi antara CIA Fest dan Jambore TBM Jakarta merupakan langkah strategis, menghadirkan akses literasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Yudi Hartanto, Ketua Forum TBM Jakarta.

"Jika kita sungguh-sungguh ingin melangkah menuju Indonesia Emas, maka keseriusan membangun budaya literasi adalah keniscayaan. Mari, bersama Majalah CIA, Nyalakan Literasi," tutup Pendiri Majalah CIA, Stefanie Agustin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.