Bagaimana P4 pada Era Orde Baru Dilihat dari Segi Etika Pancasila? Simak 5 Sisi Positif dan Negatif Berikut

AKURAT.CO Pada masa Orde Baru, pemerintah Indonesia memperkenalkan program Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) sebagai upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Program ini diwajibkan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas.
Artikel ini membahas bagaimana P4 pada era Orde Baru dilihat dari segi etika Pancasila, dengan merujuk pada berbagai sumber ilmiah dari dalam dan luar negeri.
Latar Belakang P4
P4 diperkenalkan pada tahun 1978 oleh Presiden Soeharto sebagai respons terhadap gejolak politik dan ideologi pasca-G30S.
Program ini bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan Pancasila di masyarakat.
P4 diajarkan melalui berbagai media, seperti mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) di sekolah dan penataran khusus bagi pegawai negeri.
Etika Pancasila dalam P4
Sisi Positif
-
Meningkatkan Kesadaran Pancasila
P4 membantu masyarakat memahami nilai-nilai Pancasila melalui sosialisasi masif, sehingga meningkatkan kesadaran akan arti penting Pancasila sebagai dasar negara.
-
Menangkal Ideologi Lain
Pada masa Orde Baru, P4 berfungsi sebagai benteng ideologis melawan ideologi yang dianggap bertentangan, seperti komunisme, guna menjaga stabilitas negara.
-
Memperkuat Persatuan Nasional
P4 dirancang untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila di tengah keragaman masyarakat Indonesia.
Sisi Negatif
-
Indoktrinasi
Program ini sering dianggap sebagai indoktrinasi daripada edukasi.
Materi yang kaku dan penekanan pada kepatuhan terhadap pemerintah menimbulkan kekhawatiran akan pembentukan budaya monolitik dan represif.
-
Pembatasan Diskusi Kritis
P4 membatasi ruang diskusi kritis, yang sangat penting untuk perkembangan pemikiran demokratis.
Hal ini mengakibatkan minimnya ruang untuk dialog dan interpretasi kreatif terhadap nilai-nilai Pancasila.
Implementasi dan Dampak
Implementasi P4 dilakukan secara masif dan terstruktur, mencakup pembelajaran sejarah Pancasila, makna setiap sila, dan penerapannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Namun, dampaknya tidak selalu positif. Meskipun berhasil meningkatkan pemahaman tentang Pancasila, program ini memicu kontroversi terkait metode pelaksanaannya, terutama yang cenderung bersifat dogmatis.
Baca Juga: Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Dinilai Selaras dengan Nilai Pancasila
Kesimpulan
P4 pada era Orde Baru memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Pancasila.
Namun, dari segi etika Pancasila, program ini menunjukkan sisi positif dan negatif.
Di satu sisi, P4 berhasil memperkuat penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila serta menangkal ideologi yang bertentangan.
Di sisi lain, program ini dikritik karena lebih bersifat indoktrinasi daripada edukasi, dan membatasi ruang diskusi kritis.
Ke depan, metode dan tujuan program serupa perlu dievaluasi agar lebih sesuai dengan prinsip demokrasi, kebebasan berpikir, dan pengembangan etika Pancasila yang adaptif dengan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







