Dampak Negatif dari Anak yang Tidak Mengetahui Bakatnya

AKURAT.CO Jika anak dibiarkan terlantung-lantung dengan tidak mengetahui minat dan bakat yang sebenarnya ada di dalam diri mereka, anak cenderung akan kehilangan arah di masa depan karena mudah terombang-ambing oleh tren dan apa kata orang. Ketika dia melihat, orang lain bisa sukses dengan dagang baju, dia akan ikut dagang baju. Lalu ketika ternyata gagal dan dia kemudian dia melihat orang sukses dengan bisnis restoran, seketika dia akan mudah berubah untuk ikut membuka bisnis restoran tanpa mengetahui apa sebenarnya yang menjadi kelebihannya.
Baca Juga: Melihat Bakat Anak dari 3 Indikator
Ketika anak mampu mengenali minat dan bakatnya, bahkan tanpa bantuan orang tua pun dia tetap bisa menentukan arah dari masa depannya sendiri dan tidak mudah terombang-ambing mengenai apa yang sedang tren dan apa kata orang.
Sebagai orang tua terkadang kita hanya berpikir soal bagaimana caranya menghasilkan banyak uang untuk tumbuh kembang anak, hingga lupa waktu bahwa sebenarnya yang dibutuhkan anak adalah kehadiran kita.
Masalah lupa waktu tadi, bisa berakibat fatal ketika orang tua malah bersikap cuek pada anak, hingga mengabaikan bakat dan potensi yang dimiliki anak. Minat dan bakat yang dimiliki masing-masing anak seharusnya bisa digali dan dikelola agar dapat menjadi landasan bagi dirinya dalam menjalani kehidupan.
Minat dan bakat bisa menjadi panduan bagi diri anak di masa depan entah itu dalam mengambil pilihan pendidikan maupun pilihan karier yang tepat bagi dirinya, sehingga tidak ada lagi yang namanya ‘salah jurusan.’
Baca Juga: Tips Temukan dan Kembangkan Bakat Anak Ala Christian Sugiono
Menurut educativa.id, banyak mahasiswa yang memahami bahwa memilih jurusan kuliah di perguruan tinggi bukanlah keputusan yang mudah. Pemilihan jurusan harus mempertimbangkan minat, kemampuan, dan tujuan masa depan. Namun, kenyataannya sebagian besar mahasiswa Indonesia merasa salah jurusan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








