Tips Temukan dan Kembangkan Bakat Anak Ala Christian Sugiono

AKURAT.CO Mungkin Kamu sebagai orangtua sudah sering mendengar bahwa menemukan bakat pada anak sedini mungkin adalah hal yang penting untuk membantu kesuksesan anak di masa depan.
Hanya saja, menemukan bakat pada anak bukan perkara mudah. Butuh usaha untuk dapat mengetahui, apa bakat sang buah hati sebenarnya.
Sebagai aktor yang juga aktif dalam dunia parenting, Christian Sugiono, memiliki trik tersendiri bagaimana cara menemukan dan mengembangkan bakat anak.
Dirinya mengaku, mencari tahu bakat anak melalui pengalaman masa kecilnya. Dengan berbekal ingatan masa kecil, bapak dua anak ini merasa bahwa anak pertamanya memiliki karakter yang mirip dengan dirinya.
"Juna suka eksplor dan senang bertanya. Dia selalu ingin tahu sesuatu isi dalamnya apa. Ingin tahu dalamnya matahari, mesin, mobil, mirip aku," katanya kepada AkuratParenting, saat acara Erlangga Talent Week, di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (2/10).
Suami dari aktris Titi Kamal ini menegaskan, walaupun karakter anaknya mirip dengan dirinya, tetap saja, untuk mengetahui kecenderungan-kecenderungan tersebut perlu usaha lebih. Setidaknya, meluangkan waktu untuk anak. Bukan hanya meluangkan waktu berada di samping anak, tapi ikut terlibat dalam aktifitas anak.
Misalnya, ketika menemani anak menonton film kartun. Pada saat itu, orangtua bisa hadir melakukan komunikasi membicarakan apa yang sedang dilihatnya, beri pendapat kepada salah satu tokoh kartunnya, membedah karakter tokoh tersebut, mencaritahu apa kelebihan tokoh kartun tersebut, dan sebagainya.
Jika anak sedang bermain pun, Tian kerap menyisihkan waktu untuk masuk kedalam permainan dan imajinasi anak. Dengan benar-benar meluangkan waktu untuk anak, Tian merasa lebih mudah untuk mengenal anaknya, dan lebih mudah juga mendapatkan kepercayaan dari anak.
"Kalau anak sudah percaya sama kita, ketika kita sudah menemukan bakatnya, mau di kembangin, anak juga akan percaya apa yang kita omongin. Beda lho kalau gak ada kemistrinya, mungkin anak juga tidak akan hiraukan, disangkanya kita cuma nyuruh aja untuk les piano dan lainnya, dan itu dianggap hal yang menyebalkan," jelasnya.
Pria berusia 38 tahun ini juga mengatakan, karena dirinya sudah mengetahui karakter anaknya. Tian menerapkan apa yang dulu dirinya dapat dari orangtuanya
"Juna sudah diajarin main piano saat usia lima tahun sama kaya aku, dan diberi buku-buku ensiklopedia, karena tipe dia yang ingin tau banyak hal. Dan rasa penasarannya yang dalam, aku juga support beli mainan yang bisa bongkar-bongkar untuk mengetahui isi dalamnya. Juna sama kaya aku, tipe orang creative," tutupnya.
Tian berpesan, pada intinya membangun chemistry pada anak adalah salah satu kunci, untuk mengetahui dan mengembangkan bakat anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini




