Akurat

Kapan BPUPKI Dibubarkan dan Bagaimana Penyelesaian Tugasnya?

Sultan Tanjung | 3 September 2024, 21:15 WIB
Kapan BPUPKI Dibubarkan dan Bagaimana Penyelesaian Tugasnya?

AKURAT.CO Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang pada masa Perang Dunia II.

BPUPKI memiliki peran penting dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dengan menyusun dasar-dasar negara dan konstitusi.

Artikel ini akan membahas kapan BPUPKI dibubarkan dan bagaimana penyelesaian tugasnya berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas di dalam negeri dan luar negeri.

Baca Juga: Bagaimana Proses Sidang Resmi yang Dilaksanakan BPUPKI?

Pembentukan dan Tugas BPUPKI

BPUPKI dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945 oleh pemerintah pendudukan Jepang dengan tujuan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Badan ini beranggotakan 67 orang yang diketuai oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat. 

Tugas utama BPUPKI adalah menyelidiki dan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan aspek politik, ekonomi, dan tata pemerintahan yang diperlukan untuk pembentukan negara Indonesia merdeka.

BPUPKI mengadakan dua kali sidang utama. Sidang pertama berlangsung dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945, yang menghasilkan Piagam Jakarta sebagai dasar pembentukan Pancasila. 

Sidang kedua berlangsung dari 10 hingga 16 Juli 1945, yang membahas rancangan Undang-Undang Dasar (UUD) termasuk pembukaannya.

Baca Juga: Peristiwa Apakah yang Mengawali Pembentukan BPUPKI?

Pembubaran BPUPKI

BPUPKI resmi dibubarkan pada tanggal 7 Agustus 1945 setelah dianggap menyelesaikan tugasnya dengan baik, yaitu menyusun rancangan Undang-Undang Dasar bagi negara Indonesia merdeka. 

Pembubaran ini dilakukan oleh pemerintah pendudukan Jepang sebagai bagian dari strategi mereka untuk tetap mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia di tengah situasi perang yang semakin kritis.

Baca Juga: Lembaga yang Menyusun Rancangan Dasar Negara Sebelum Indonesia Merdeka Adalah BPUPKI

Penyelesaian Tugas BPUPKI

Setelah BPUPKI dibubarkan, tugas-tugasnya dilanjutkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang. 

PPKI dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 dengan anggota berjumlah 21 orang dan diketuai oleh Sukarno. 

PPKI bertugas untuk melanjutkan pekerjaan BPUPKI, termasuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan dan menyusun pemerintahan sementara.

PPKI mengadakan sidang pertama pada tanggal 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. 

Dalam sidang ini, PPKI mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945 dan memilih Sukarno sebagai Presiden serta Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden.

Dengan demikian, tugas-tugas yang dimulai oleh BPUPKI berhasil diselesaikan oleh PPKI, yang kemudian menjadi dasar bagi berdirinya negara Indonesia yang merdeka.

Baca Juga: Apa Tujuan Pembentukan PPKI?

Kesimpulan

BPUPKI dibubarkan pada tanggal 7 Agustus 1945 setelah berhasil menyelesaikan tugas utamanya, yaitu menyusun rancangan Undang-Undang Dasar bagi negara Indonesia merdeka.

Tugas-tugas BPUPKI kemudian dilanjutkan oleh PPKI, yang memainkan peran penting dalam mempersiapkan proklamasi kemerdekaan dan membentuk pemerintahan sementara.

Melalui kerja keras kedua badan ini, Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945 dan memiliki dasar konstitusi yang kuat untuk membangun negara yang merdeka dan berdaulat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.