Akurat

Ingin Anak Pintar di Sekolah? Kecerdasan Bukan Satu-satunya Faktor Utama!

Annisa Fadhilah | 29 Agustus 2024, 13:45 WIB
Ingin Anak Pintar di Sekolah? Kecerdasan Bukan Satu-satunya Faktor Utama!

AKURAT.CO Dokter Margherita Malanchini dan Dokter Andrea Allegrini, dari University College London, menggabungkan data untuk memprediksi bagaimana setiap anak dapat berprestasi di sekolah.

"Kami menemukan bahwa efek genetik yang terkait dengan keterampilan non-kognitif menjadi semakin prediktif terhadap prestasi akademis selama tahun-tahun sekolah, bahkan efeknya hampir dua kali lipat antara usia 7 dan 16 tahun," kata Allegrini, seorang peneliti di University College London, dalam rilis berita Queen Mary.

"Pada akhir pendidikan wajib, kecenderungan genetik terhadap keterampilan non-kognitif sama pentingnya dengan yang terkait dengan kemampuan kognitif dalam memprediksi keberhasilan akademis."

Dengan kata lain, kecerdasan saja tidak selalu cukup untuk menjadi unggul. Dibutuhkan faktor lain seperti motivasi, rasa ingin tahu, dan sifat-sifat lainnya yang juga berperan besar dalam keberhasilan akademis.

Baca Juga: Nagita Slavina Tegaskan Kecerdasan Anak Diwarisi Ibunya

Sebagian dari hal itu melampaui genetika dan juga bergantung pada lingkungan rumah atau sekolah, kata para peneliti. 

"Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak dapat secara aktif membentuk pengalaman belajar mereka sendiri berdasarkan kepribadian, watak, dan kemampuan mereka, menciptakan lingkaran umpan balik yang memperkuat kekuatan mereka."

Baca Juga: Tingkatkan Kecerdasan Anak, Satgas TNI Beri Bimbingan Belajar Anak di Perbatasan RI-PNG

Temuan baru menunjukkan bahwa sekolah harus fokus bukan hanya berdasar pada kecerdasan anak-anak untuk meningkatkan nilai mereka.

"Sistem pendidikan kita secara tradisional berfokus pada perkembangan kognitif," kata Malanchini. "Sudah waktunya untuk menyeimbangkan kembali fokus itu dan memberikan kepentingan yang sama untuk memelihara keterampilan non-kognitif. Dengan melakukan itu, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan efektif untuk semua siswa."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.