Akurat

Apa Maksud Bahasa yang Egaliter? Kesetaraan dan Inklusivitas

Sultan Tanjung | 27 Agustus 2024, 18:00 WIB
Apa Maksud Bahasa yang Egaliter? Kesetaraan dan Inklusivitas

AKURAT.CO Bahasa yang egaliter adalah bahasa yang mempromosikan kesetaraan dan inklusivitas di antara semua individu.

Dalam konteks bahasa Indonesia, kesetaraan ini mencakup penggunaan kata-kata dan ungkapan yang tidak membedakan berdasarkan jenis kelamin, status sosial, atau latar belakang etnis.

Artikel ini akan membahas makna bahasa yang egaliter dan bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan penjelasan dari Badan Bahasa Kemdikbud.

1. Menghormati Hak Asasi Manusia

Bahasa yang egaliter menghormati hak asasi manusia tanpa memandang perbedaan.

Contohnya, kita dapat menggunakan kata-kata yang netral dan tidak merujuk secara eksklusif pada jenis kelamin tertentu.

Misalnya, menggantikan “dia” dengan “orang tersebut” atau “seseorang.”

2. Menghindari Stereotip dan Diskriminasi 

Bahasa yang egaliter menghindari penggunaan kata-kata yang dapat memperkuat stereotip atau diskriminasi.

Contohnya, menghindari menyebut pekerjaan tertentu hanya untuk satu jenis kelamin (misalnya, “dokter pria” atau “perawat wanita”).

3. Menggunakan Istilah yang Inklusif 

Bahasa yang egaliter menggunakan istilah yang inklusif untuk merujuk pada semua orang.

Contohnya, menggantikan “ibu bapa” dengan “orang tua” atau “warga negara” dengan “rakyat.”

4. Menghargai Perbedaan Budaya dan Suku Bangsa 

Bahasa yang egaliter menghormati keragaman budaya dan suku bangsa.

Contohnya, menghargai penggunaan bahasa daerah dan menghindari merendahkan atau mengolok-olok bahasa atau logat tertentu.

Kesimpulan

Menggunakan bahasa yang egaliter adalah langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghormati hak setiap individu.

Dengan memahami makna bahasa yang egaliter dan menerapkannya dalam komunikasi sehari-hari, kita dapat memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan menghargai keragaman di masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.