Akurat

Bagaimana Perbedaan Antara Sel Uniseluler dan Multiseluler?

Sultan Tanjung | 26 Agustus 2024, 13:15 WIB
Bagaimana Perbedaan Antara Sel Uniseluler dan Multiseluler?

AKURAT.CO Sel adalah unit dasar kehidupan yang membentuk semua organisme hidup.

Berdasarkan jumlah sel yang menyusun tubuhnya, organisme dapat dibagi menjadi dua kategori utama: uniseluler dan multiseluler.

Artikel ini akan membahas perbedaan antara sel uniseluler dan multiseluler, berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas di dalam negeri dan luar negeri.

1. Definisi Sel Uniseluler dan Multiseluler 

Sel uniseluler adalah organisme yang terdiri dari satu sel tunggal yang melakukan semua fungsi kehidupan.

Contoh dari organisme uniseluler termasuk bakteri dan protista. 

Menurut jurnal dari Universitas Indonesia, sel uniseluler memiliki struktur yang sederhana dan mampu melakukan semua proses kehidupan dalam 

Sel multiseluler, di sisi lain, adalah organisme yang terdiri dari banyak sel yang bekerja sama untuk menjalankan fungsi kehidupan. Contoh dari organisme multiseluler termasuk tumbuhan, hewan, dan manusia. 

Penelitian dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa sel multiseluler memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dengan adanya diferensiasi sel dan pembagian kerja.

2. Struktur dan Fungsi 

Sel uniseluler memiliki struktur yang sederhana dan tidak memiliki pembagian kerja antar sel.

Semua fungsi kehidupan, seperti reproduksi, metabolisme, dan pertahanan diri, dilakukan oleh satu sel. 

Jurnal dari Universitas Gadjah Mada mengungkapkan bahwa sel uniseluler dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan karena struktur yang sederhana.

Sebaliknya, sel multiseluler memiliki struktur yang lebih kompleks dengan adanya diferensiasi sel. Sel-sel dalam organisme multiseluler memiliki fungsi khusus dan bekerja sama untuk menjaga kelangsungan hidup organisme. 

Penelitian dari Universitas Oxford menunjukkan bahwa diferensiasi sel memungkinkan organisme multiseluler untuk memiliki sistem organ yang kompleks dan efisien.

3. Reproduksi 

Organisme uniseluler biasanya bereproduksi melalui pembelahan sel, seperti pembelahan biner pada bakteri.

Proses ini memungkinkan mereka untuk berkembang biak dengan cepat dan efisien. 

Menurut jurnal dari Universitas Indonesia, reproduksi uniseluler cenderung lebih sederhana dan cepat.

Organisme multiseluler, di sisi lain, memiliki metode reproduksi yang lebih kompleks, termasuk reproduksi seksual dan aseksual.

Reproduksi seksual melibatkan penyatuan sel telur dan sperma untuk membentuk organisme baru. 

Penelitian dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa reproduksi seksual pada organisme multiseluler memungkinkan variasi genetik yang lebih besar.

4. Adaptasi dan Evolusi 

Sel uniseluler dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan karena struktur yang sederhana dan kemampuan reproduksi yang cepat.

Namun, mereka memiliki keterbatasan dalam hal kompleksitas fungsi dan ukuran tubuh. 

Jurnal dari Universitas Gadjah Mada menyebutkan bahwa organisme uniseluler cenderung lebih rentan terhadap perubahan lingkungan yang drastis.

Organisme multiseluler, dengan struktur yang lebih kompleks, memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik dalam jangka panjang.

Diferensiasi sel memungkinkan mereka untuk mengembangkan sistem organ yang lebih efisien dan kompleks. 

Penelitian dari Universitas Oxford menunjukkan bahwa organisme multiseluler memiliki keunggulan dalam hal evolusi dan adaptasi terhadap lingkungan yang berubah.

Kesimpulan

Perbedaan antara sel uniseluler dan multiseluler terletak pada struktur, fungsi, metode reproduksi, dan kemampuan adaptasi.

Sel uniseluler memiliki struktur yang sederhana dan mampu melakukan semua fungsi kehidupan dalam satu sel, sementara sel multiseluler memiliki struktur yang lebih kompleks dengan diferensiasi sel dan pembagian kerja.

Memahami perbedaan ini penting untuk menghargai keragaman dan kompleksitas kehidupan di bumi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.