Akurat

Mengapa Islam Memberikan Perhatian yang Besar terhadap Kelestarian Alam dan Lingkungan?

Sultan Tanjung | 23 Agustus 2024, 19:10 WIB
Mengapa Islam Memberikan Perhatian yang Besar terhadap Kelestarian Alam dan Lingkungan?

AKURAT.CO Islam sebagai agama yang komprehensif memberikan perhatian yang besar terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk kelestarian alam dan lingkungan.

Ajaran Islam menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

Artikel ini akan membahas alasan mengapa Islam memberikan perhatian yang besar terhadap kelestarian alam dan lingkungan berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas di dalam negeri dan luar negeri.

1. Prinsip Khalifah dalam Islam

Salah satu alasan utama mengapa Islam memberikan perhatian besar terhadap kelestarian alam adalah konsep khalifah. 

Dalam Al-Quran, manusia disebut sebagai khalifah atau pengelola bumi yang bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara alam.

Surah Al-Baqarah ayat 30 menyebutkan bahwa manusia diangkat sebagai khalifah di bumi untuk mengelola dan menjaga keseimbangan alam.

Tanggung jawab ini mencakup penggunaan sumber daya alam secara bijaksana dan tidak merusak lingkungan.

2. Ajaran Al-Quran tentang Lingkungan

Al-Quran mengandung banyak ayat yang mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian alam. 

Misalnya, Surah Al-A’raf ayat 31 mengingatkan manusia untuk tidak berlebihan dalam menggunakan sumber daya alam dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Selain itu, Surah Ar-Rum ayat 41 menyebutkan bahwa kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh ulah manusia, dan manusia diingatkan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Ajaran-ajaran ini menunjukkan bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian integral dari ibadah dan ketaatan kepada Allah.

3. Prinsip Stewardship (Pengelolaan)

Islam mengajarkan prinsip stewardship atau pengelolaan yang bertanggung jawab terhadap alam. 

Manusia diberi wewenang untuk menggunakan sumber daya alam, tetapi juga diharapkan untuk menjaga keseimbangan dan tidak merusak lingkungan.

Prinsip ini tercermin dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan, menanam pohon, dan tidak merusak lingkungan.

Misalnya, dalam sebuah hadis disebutkan bahwa menanam pohon adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama pohon tersebut memberikan manfaat.

4. Kesejahteraan Manusia dan Lingkungan

Islam menyadari bahwa kesejahteraan manusia sangat bergantung pada kelestarian alam. 

Kerusakan lingkungan dapat berdampak buruk bagi kehidupan manusia, baik saat ini maupun untuk generasi mendatang.

Oleh karena itu, menjaga alam dan lingkungan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kesejahteraan manusia secara keseluruhan.

Islam mengajarkan bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan moral manusia.

5. Etika Lingkungan dalam Islam

Etika lingkungan dalam Islam menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam. 

Islam mengajarkan bahwa alam adalah ciptaan Allah yang harus dihormati dan dijaga.

Etika ini mencakup berbagai aspek, seperti menjaga kebersihan, mengurangi limbah, dan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.

Dengan menerapkan etika lingkungan ini, umat Islam diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Kesimpulan

Islam memberikan perhatian yang besar terhadap kelestarian alam dan lingkungan karena berbagai alasan yang mendasar.

Prinsip khalifah, ajaran Al-Quran tentang lingkungan, prinsip stewardship, kesejahteraan manusia, dan etika lingkungan dalam Islam semuanya menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia.

Dengan memahami dan menerapkan ajaran-ajaran ini, umat Islam dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan untuk kesejahteraan bersama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.