Studi: 68 Persen Orang Tua Mengakui Ponsel Bikin Interaksi dengan Anak Jadi Terganggu

AKURAT.CO Penelitian terkini menemukan bahwa orang tua bayi kini menghabiskan rata-rata lebih dari lima jam berselancar di smartphone mereka setiap hari, termasuk menatap ponsel pintar 27% dari waktu mereka berinteraksi dengan bayi mereka.
Penelitian lain menemukan 68% orang tua mengakui bahwa mereka sering terganggu oleh ponsel pintar mereka saat berinteraksi dengan anak-anak mereka.
Baca Juga: Xiaomi Luncurkan Ponsel Lipat Mix Flip, Punya Layar Sampul Besar dan Baterai 4.780mAh
Penelitian telah menunjukkan bahwa "teknoferensi" semacam ini saat mengasuh anak berarti lebih sedikit perhatian yang diberikan kepada anak-anak, lebih sedikit percakapan dan permainan antara orang tua dan anak, dan bahkan risiko cedera anak yang lebih tinggi.
Tim tersebut menerbitkan temuan mereka pada 16 Agustus di jurnal JAMA Network Open.
Selama masa remaja, teknoferensi dikaitkan dengan "tingkat konflik orang tua-anak yang lebih tinggi dan tingkat dukungan emosional dan kehangatan orang tua yang lebih rendah," catat tim Madigan.
Baca Juga: Lebih Banyak Screen Time Ganggu Kualitas Interaksi Anak dan Orang Tua
Anak-anak berusia 9 hingga 11 tahun yang menyebut bahwa orang tua mereka menghabiskan terlalu banyak waktu berkutat pada ponsel pintar mereka, anak akan lebih rentan terhadap kecemasan, masalah perhatian, dan hiperaktif di kemudian hari dibandingkan dengan anak-anak dari orang tua yang tidak terobsesi dengan ponsel, menurut laporan peneliti Kanada.
"Ketika kebutuhan emosional dan fisik anak-anak terus-menerus diabaikan atau ditanggapi dengan tidak tepat, mereka berisiko mengalami kesulitan kesehatan mental," jelas sebuah tim yang dipimpin oleh Sheri Madigan, seorang profesor psikologi di University of Calgary di Alberta, Kanada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







