Jelaskan Makna Nilai Kerakyatan dalam Sila Keempat Pancasila!

AKURAT.CO Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, masing-masing mengandung nilai-nilai yang menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara.
Sila keempat berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”
Artikel ini akan membahas makna nilai kerakyatan yang terkandung dalam sila keempat Pancasila, berdasarkan penjelasan dari berbagai jurnal ilmiah diantaranya dalam buku “Insan Berkarakter Pancasila: Paradigma Baru dalam Membumikan Pancasila dalam Perbuatan” oleh Dr. Silverius Y. Soeharso, S.E., M.M.
1. Pengertian Nilai Kerakyatan:
Nilai kerakyatan dalam sila keempat Pancasila menekankan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat.
Ini berarti setiap warga negara Indonesia memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama di mata hukum dan pemerintahan.
Nilai ini juga mencerminkan prinsip demokrasi, di mana keputusan diambil melalui musyawarah dan perwakilan.
2. Prinsip Musyawarah:
Musyawarah adalah proses pengambilan keputusan yang melibatkan diskusi dan pertimbangan bersama untuk mencapai mufakat.
Dalam konteks sila keempat, musyawarah dilakukan dengan hikmat kebijaksanaan, yang berarti setiap keputusan harus diambil dengan bijaksana dan mempertimbangkan kepentingan bersama.
Musyawarah juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat Indonesia.
3. Hikmat Kebijaksanaan:
Hikmat kebijaksanaan dalam sila keempat berarti bahwa setiap keputusan yang diambil harus berdasarkan pertimbangan yang matang dan bijaksana.
Ini mencakup kemampuan untuk mendengarkan berbagai pendapat, menghargai perbedaan, dan mencari solusi terbaik untuk kepentingan bersama.
Hikmat kebijaksanaan juga mencerminkan integritas dan tanggung jawab moral dalam pengambilan keputusan.
4. Perwakilan:
Sila keempat juga menekankan pentingnya perwakilan dalam sistem pemerintahan.
Ini berarti bahwa rakyat memilih wakil-wakil mereka untuk duduk dalam lembaga perwakilan, seperti DPR dan DPRD, yang bertugas untuk menyuarakan aspirasi dan kepentingan rakyat.
Sistem perwakilan ini memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil mencerminkan kehendak dan kepentingan rakyat secara keseluruhan.
Kesimpulan
Nilai kerakyatan dalam sila keempat Pancasila menekankan pentingnya kedaulatan rakyat, musyawarah, hikmat kebijaksanaan, dan perwakilan dalam sistem pemerintahan Indonesia.
Nilai-nilai ini mencerminkan prinsip demokrasi yang menghargai hak dan kewajiban setiap warga negara, serta mengutamakan kepentingan bersama melalui proses pengambilan keputusan yang bijaksana dan bertanggung jawab.
Memahami dan mengamalkan nilai kerakyatan dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu mewujudkan masyarakat yang adil, sejahtera, dan harmonis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









