Akurat

Bagaimana Proses Perubahan dari Piagam Jakarta Menjadi Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 Jelaskan?

Rahman Sugidiyanto | 7 Agustus 2024, 10:15 WIB
Bagaimana Proses Perubahan dari Piagam Jakarta Menjadi Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 Jelaskan?

AKURAT.CO Proses perubahan dari Piagam Jakarta menjadi Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945 merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Indonesia.

Perubahan ini mencerminkan dinamika politik dan sosial yang terjadi pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

Artikel ini akan menguraikan secara komprehensif bagaimana perubahan tersebut terjadi, berdasarkan penjelasan dari berbagai jurnal ilmiah diantaranya buku "Sejarah Hukum Indonesia" oleh Sjahdeini. 

1. Latar Belakang Piagam Jakarta: 

Piagam Jakarta adalah dokumen yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan pada 22 Juni 1945.

Dokumen ini berisi rumusan dasar negara Indonesia yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. 

Piagam Jakarta menjadi dasar bagi pembentukan UUD 1945.

2. Peran BPUPKI: 

Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk oleh pemerintah Jepang pada Maret 1945 untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. 

BPUPKI mengadakan dua kali sidang, yaitu pada Mei dan Juli 1945, untuk merumuskan dasar negara dan rancangan UUD.

3. Pembentukan Panitia Sembilan: 

Pada sidang pertama BPUPKI, belum tercapai kesepakatan mengenai dasar negara.

Oleh karena itu, dibentuklah Panitia Sembilan yang terdiri dari tokoh-tokoh penting seperti Soekarno, Mohammad Hatta, dan Achmad Soebardjo. 

Panitia ini berhasil merumuskan Piagam Jakarta yang kemudian menjadi dasar bagi Pembukaan UUD 1945.

4. Sidang PPKI dan Perubahan Piagam Jakarta: 

Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan sidang pada 18 Agustus 1945.

Dalam sidang ini, terjadi perdebatan mengenai salah satu poin dalam Piagam Jakarta yang berbunyi “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. 

Untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, kalimat tersebut diubah menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa".

5. Pengesahan Pembukaan UUD 1945: 

Setelah perubahan tersebut, PPKI mengesahkan Pembukaan UUD 1945 yang diambil dari Piagam Jakarta dengan beberapa perubahan. 

Pembukaan UUD 1945 ini kemudian menjadi bagian integral dari konstitusi Indonesia yang berlaku hingga saat ini.

Kesimpulan

Proses perubahan dari Piagam Jakarta menjadi Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 melibatkan berbagai tahapan dan badan penting seperti BPUPKI, Panitia Sembilan, dan PPKI.

Perubahan ini mencerminkan upaya para pendiri bangsa untuk menciptakan dasar negara yang inklusif dan dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia.

Dengan demikian, Pembukaan UUD 1945 tidak hanya menjadi landasan hukum, tetapi juga simbol persatuan dan kesatuan bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.