8 Kiat Melatih Anak Puasa Ramadan agar Tetap Kuat dan Semangat

AKURAT.CO Bulan Ramadan bisa menjadi momen bagi orang tua untuk memperkenalkan ibadah puasa pada si kecil.
Namun, beberapa orang tua masih bingung bagaimana melatih anak untuk berpuasa.
Waktu yang tepat untuk mulai mengajarkan anak berpuasa bisa berbeda-beda, tergantung pertimbangan individu, kesehatan dan kedewasaan anak.
Setelah usia empat tahun, anak bisa diajarkan untuk mulai berpuasa dengan berlatih selama 3-4 jam tanpa makan.
Puasa sejak usia tujuh tahun bisa dilakukan setengah hari atau sehari penuh jika mampu.
Baca Juga: Sambil Ngantuk, Begini 6 Potret Gemas Momen Sahur Putri Zaskia Adya Mecca Belajar Puasa
Namun ketika mereka menginjak usia 10 tahun mereka wajib berpuasa sehari penuh meskipun belum baligh.
Secara umum, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seperti ketika mereka menunjukkan minat dan kesadaran anak mencapai usia yang ditentukan dan dukungan keluarga.
Penting untuk dipahami bahwa setiap anak adalah individu yang unik dan waktu yang tepat untuk mulai mengajari mereka berpuasa mungkin berbeda-beda.
Penting juga untuk memastikan bahwa belajar puasa perlu dilakukan dengan pengertian, kesabaran dan dukungan penuh dari orang tua dan keluarga.
Lantas, bagaimana cara melatih anak puasa Ramadan untuk pertama kalinya?
Dikutip dari Makuku.co.id, Kamis (28/3/2024), melatih anak berpuasa Ramadan untuk pertama kalinya merupakan proses yang memerlukan kesabaran, pengertian dan dukungan dari orang tua atau wali.
Berikut beberapa cara mengajari anak berpuasa:
Baca Juga: Kultum Ramadhan: Puasa Ramadhan sebagai Upaya Melatih Kesabaran
1. Memberikan pemahaman
Jelaskan kepada anak Anda tentang pentingnya puasa dalam Islam dan nilai-nilai yang dikandungnya.
Gunakan bahasa yang sesuai dengan usia dan tingkat pemahaman anak.
Selain itu juga bisa dengan mudah menjelaskan bahwa puasa artinya tidak makan dan minum setelah Imsak hingga waktu berbuka puasa Maghrib.
2. Mulailah dengan puasa setengah hari
Bagi anak yang masih kecil atau baru pertama kali berpuasa mulailah dengan mengenalkan puasa secara bertahap.
Misalnya, biarkan mereka mencoba berpuasa setengah hari atau beberapa jam di awal Ramadan.
Tujuannya agar anak mengetahui cara berpuasa dan secara perlahan membangun kebiasaan berpuasa.
3. Bangun suasana puasa yang menyenangkan
Bangun suasana puasa yang menyenangkan dapat dilakukan untuk si kecil agar tidak bosan dan mengeluh.
Misalnya saja melakukan aktivitas positif, membaca buku, mengaji atau olah raga ringan.
4. Jadilah figur yang baik
Biasanya anak akan mengikuti dan meniru apa yang dilihatnya secara langsung.
Jadi, tugas sebagai orang tua adalah memberikan contoh kepada si kecil dalam berpuasa.
Penting sekali menjadi teladan yang baik dengan berpuasa bersama anak.
Hal ini akan membangun semangat anak dan merasa lebih termotivasi untuk menyelesaikan puasanya.
5. Beri makanan kesukaannya saat sahur
Pastikan anak mendapatkan makanan sahur favoritnya yang bergizi dan mengandung energi yang cukup untuk menjalani puasa seharian.
Hindari makanan yang terlalu berat atau berlemak.
6. Ajarkan cara mengatasi rasa lapar dan haus
Ajari anak cara mengatasi rasa lapar dan haus saat berpuasa, seperti mengonsumsi makanan yang cukup mengandung serat dan air saat berbuka.
Hal ini juga berguna untuk memenuhi kebutuhan asupan penting bagi tubuhnya.
7. Berikan pujian dan semangat
Beri pujian pada anak setiap kali mereka berhasil menyelesaikan puasanya.
Dorong mereka untuk terus berusaha meskipun ada tantangan yang mereka hadapi.
Meski puasa anak hanya bisa berlangsung beberapa jam, berikan pujian atas usahanya.
8. Istirahat yang cukup
Pastikan anak mendapat istirahat yang cukup selama bulan Ramadan agar tetap bugar dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dan beribadah dengan baik.
Biasanya, kurang istirahat bisa membuat anak rewel.
Dengan memberikan dukungan, pengertian dan keteladanan yang baik, orang tua dapat membantu si kecil menunaikan puasa Ramadan dengan baik dan mendapatkan manfaat spiritual dari pengalaman tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









