Tujuan Pembelajaran yang Tepat Guna Harus Memuat Komponen Berikut, Pahami Penjelasan Berikut!

AKURAT.CO Tujuan pembelajaran yang tepat guna memegang peran sentral dalam proses pendidikan, bertujuan untuk memberikan arah yang jelas bagi pengajaran dan pembelajaran.
Dengan merumuskan tujuan yang spesifik dan terukur, guru dapat menetapkan parameter yang akan membimbing siswa menuju pencapaian hasil belajar yang diinginkan.
Tujuan pembelajaran yang tepat guna juga seharusnya mampu memberikan makna dan relevansi bagi siswa, menjembatani konsep-konsep teoritis dengan penerapan praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan pembelajaran adalah deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi, yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap, yang diperoleh peserta didik dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran.
Tujuan pembelajaran disusun dengan memperhatikan kemungkinan pengumpulan bukti yang dapat diamati dan diukur melalui asesmen, sehingga peserta didik dapat dipantau ketercapaiannya atas tujuan pembelajaran tersebut.
Baca Juga: Apa Tujuan Mempelajari Pancasila bagi Generasi Muda? Milenial dan Gen Z Wajib Baca Nih
Dilansir dari Kemdikbud, Penulisan tujuan pembelajaran sebaiknya memuat 2 komponen utama, yaitu kompetensi dan lingkup materi.
1. Kompetensi
Kompetensi merupakan bukti ketercapaian Tujuan Pembelajaran yang perlu didemonstrasikan peserta didik di akhir sebuah pembelajaran.
Pertanyaan panduan yang bisa digunakan guru dalam menyusun tujuan pembelajaran terkait dengan komponen kompetensi, antara lain:
- Secara konkret, kemampuan apa yang perlu didemonstrasikan oleh peserta didik sebagai tanda bahwa dia sudah mencapai kompetensi ini?
- Secara konkret, tahapan dalam berpikir seperti apa yang perlu didemonstrasikan oleh peserta didik sebagai tanda bahwa dia sudah mencapai kompetensi ini?
2. Lingkup materi
Lingkup materi merupakan komponen Tujuan Pembelajaran yang berisi konten dan konsep utama yang perlu dipahami di akhir sebuah pembelajaran.
Pertanyaan panduan yang bisa digunakan guru dalam menyusun tujuan pembelajaran terkait dengan komponen lingkup materi, antara lain:
- Konten apa saja yang perlu dipelajari peserta didik yang terkait dengan konsep besar yang dinyatakan dalam narasi Capaian Pembelajaran?
- Bagaimana lingkungan sekitar dan kehidupan keseharian peserta didik dapat digunakan sebagai konteks untuk mempelajari konsep tersebut? (misal: proses pengolahan hasil panen digunakan sebagai konteks untuk belajar tentang persamaan linear di SMA).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









