Akurat

Memahami Esensi, Apa Arti dari Kata Pancasila itu?

Sultan Tanjung | 19 Januari 2024, 10:30 WIB
Memahami Esensi,  Apa Arti dari Kata Pancasila itu?

AKURAT.CO Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, menjadi pusat dari identitas dan karakter bangsa.

Artikel ini bertujuan untuk membahas secara mendalam arti dari kata "Pancasila," menggali akar makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam konsep yang menjadi landasan ideologi negara Indonesia.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa? Pahami 5 Poin Berikut

Pengertian Pancasila:

  1. Asal Usul Kata: Kata "Pancasila" berasal dari bahasa Sansekerta, di mana "Panca" berarti lima, dan "Sila" berarti prinsip atau asas.

  2. Makna Literal: Secara harfiah, Pancasila dapat diartikan sebagai lima prinsip atau asas yang menjadi dasar pembangunan negara.

Lima Sila dalam Pancasila:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Sila pertama menekankan keberadaan Tuhan sebagai landasan moral dan spiritual bagi individu dan masyarakat.

  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Sila kedua menekankan pentingnya menghormati martabat manusia, menciptakan keadilan sosial, dan membangun masyarakat yang beradab.

  3. Persatuan Indonesia: Sila ketiga menekankan pentingnya membangun persatuan dan kesatuan dalam keberagaman budaya, suku, dan agama.

  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Sila keempat menekankan pada prinsip demokrasi, di mana keputusan yang diambil melibatkan musyawarah dan perwakilan rakyat.

  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Sila kelima menekankan pentingnya pembangunan yang merata, keadilan sosial, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Makna Mendalam Pancasila:

  1. Integrasi Nilai-Nilai Lokal dan Universal: Pancasila bukan hanya konsep universal, tetapi juga mencakup nilai-nilai lokal yang khas, memadukan warisan budaya Indonesia dengan prinsip-prinsip universal.

  2. Pandangan Terhadap Keseimbangan Hidup: Pancasila menciptakan pandangan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam.

  3. Dasar Pembentukan Karakter Bangsa: Pancasila dianggap sebagai dasar pembentukan karakter bangsa Indonesia, menciptakan masyarakat yang adil, demokratis, dan berkeadilan sosial.

Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari:

  1. Pendidikan Nilai-Nilai Pancasila: Pendidikan nilai-nilai Pancasila menjadi kunci dalam menerapkan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Partisipasi Aktif dalam Masyarakat: Masyarakat dapat mengimplementasikan Pancasila melalui partisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong, sosial, dan politik.

  3. Toleransi dan Menghargai Keberagaman: Mengamalkan toleransi dan menghargai keberagaman adalah bentuk nyata dari Sila Ketiga dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Berkontribusi pada Pembangunan yang Berkelanjutan: Menerapkan konsep Pembangunan Berkelanjutan adalah wujud dari Sila Kelima, menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila bukan hanya sekadar kata atau ideologi formal, melainkan sebuah konsep yang membawa makna mendalam bagi kehidupan bangsa Indonesia.

Arti dari kata Pancasila mencakup nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial yang membentuk fondasi karakteristik dan jati diri bangsa.

Dengan memahami dan mengamalkan Pancasila, kita dapat bersama-sama mengarahkan Indonesia menuju masyarakat yang adil, beradab, dan sejahtera.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.