Akurat

Manfaat Mengajarkan Pekerjaan Rumah Tangga Pada Anak Laki-laki

Eko Krisyanto | 27 September 2023, 09:57 WIB
Manfaat Mengajarkan Pekerjaan Rumah Tangga Pada Anak Laki-laki

 

AKURAT.CO Ketika membicarakan tugas-tugas rumah, sebagian besar orang tua sering kali mengasumsikan bahwa itu adalah pekerjaan khusus bagi anak perempuan.

Hal ini masih menjadi kenyataan dengan banyaknya orang tua yang lebih sering meminta anak perempuannya untuk melakukan tugas seperti mencuci piring, menyapu dan pekerjaan rumah lainnya dibandingkan dengan anak laki-lakinya.

Oleh karena itu, pekerjaan rumah yang sering dianggap remeh ini seringkali menjadi tanggung jawab utama bagi anak perempuan.

Situasi ini juga berdampak pada ketidaksetaraan gender yang masih terus berlangsung di berbagai negara, termasuk Indonesia. Untuk memulai perubahan menuju kesetaraan gender, kita bisa memulainya di rumah dengan mengajari anak laki-laki untuk turut serta dalam melaksanakan tugas-tugas rumah sehari-hari.

Selain itu, menerapkan kesetaraan gender dengan mengajarkan anak laki-laki untuk melakukan pekerjaan rumah juga memiliki banyak manfaat, seperti yang telah dijelaskan dalam berbagai sumber berikut.

Baca Juga: 5 Tugas Rumah Tangga Yang Disukai Anak, Melatih Rasa Tanggung Jawab

1. Meningkatkan self discipline

Self Discipline adalah kemampuan untuk mengatur diri sendiri. Kemampuan ini sangat berharga bagi siapa pun, tetapi tentunya tidak muncul secara alami dan perlu ditanamkan. Salah satu cara untuk mengembangkan disiplin diri adalah dengan membentuk kebiasaan-kebiasaan positif, seperti mengajarkan anak laki-laki untuk berpartisipasi dalam tugas-tugas rumah tangga. Kebiasaan-kebiasaan sederhana seperti mencuci piring setelah digunakan, merapikan kamar sendiri, dan membantu ibu dalam memasak adalah contoh dari upaya ini.

Dalam konteks ini, penting untuk memahami manfaat mengajarkan anak laki-laki untuk berkontribusi dalam pekerjaan rumah tangga. Pada suatu saat, orangtua mungkin harus menghadapi situasi di mana anak laki-laki harus mandiri, dan kita tentu ingin memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan demikian, penting untuk mempersiapkan mereka dengan berbagai keterampilan kehidupan yang berguna. Semoga artikel ini memberikan manfaat yang bermanfaat!

2. Membekali anak dengan life skill yang berguna seumur hidup

Mengerjakan pekerjaan rumah tangga merupakan life skill yang berguna seumur hidup. Meski anak laki-laki masih kecil, orangtua harus mulai mengajarkan pekerjaan-pekerjaan ini, sehingga di masa depan anak sudah terbiasa melakukannya sendiri.

Selain itu, jika anak laki-laki menguasai pekerjaan rumah tangga, akan mengurangi rasa khawatir orangtua jika suatu saat anaknya merantau atau tinggal terpisah dari orangtuanya, karena mereka sudah mahir mengurus diri mereka sendiri.

3. Mengasah kemandirian di masa depan

Di masa yang akan datang, anak laki-laki perlu mandiri dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Maka dari itu penting bagi orang tua untuk mengajarinya banyak hal sejak dini, termasuk mengajarkan pekerjaan rumah tangga.

Dengan mahir mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dapat mengurangi sedikit rasa khawatir orangtua jika anak laki-lakinya harus tinggal jauh dari mereka, entah untuk merantau atau urusan selainnya. Hal ini dikarenakan orangtua yakin anaknya sudah bisa mengurus keperluan dirinya sendiri dengan baik.

Baca Juga: Berdayakan Ibu Rumah Tangga Olah Produk UMKM, Kowarteg Gelar Pelatihan Pembuatan Kue

4. Meminimalisir anak tumbuh jadi seorang yang bossy

Jika anak terbiasa dilayani di rumah dan tidak diminta untuk terlibat dalam pekerjaan rumah tangga, kemungkinan ia akan tumbuh jadi orang yang bossy di masa depan akan semakin besar. Sikap ini membuat seseorang mudah menyuruh dan memaksa orang lain menjadi sesuai dengan kehendaknya. Sikap bossy sendiri juga ditandai dengan sulit menghargai orang lain, suka mempermasalahkan hal-hal sepele, dan merasa selalu benar.

Untuk itu, penting bagi orangtua mengajarkan anak menyelesaikan beraneka rupa pekerjaan rumah tangga. Dengan begitu anak akan tumbuh menjadi seseorang yang suka bekerja sama dan tidak egois. Tentu hal ini sangat penting untuk ia miliki di masa depan

5. Menghilangkan budaya patriarki

Sampai saat ini budaya patriarki masih merajalela, bahkan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah di Indonesia. Padahal, budaya patriarki memiliki dampak yang buruk, tidak hanya pada perempuan tapi juga pada laki-laki sendiri. Laki-laki yang masih berpegang teguh pada budaya ini, biasanya dihantui rasa gelisah kehilangan maskulinitasnya bahkan menjadi orang yang superior.

Dengan mengajarkan anak pekerjaan rumah tangga sejak dini, akan meminimalisir kemungkinan anak menerapkan budaya ini di masa depan. Anak pun akan memiliki kesadaran untuk lebih banyak terlibat meringankan pekerjaan ibunya atau istrinya di rumah setelah ia berumah tangga. (Ridho Hatmanto)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK