Contoh Jurnal Pembelajaran PPG atau Pendidikan Profesi Guru

AKURAT.CO Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah program yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalitas guru di Indonesia.
Program ini bertujuan untuk mempersiapkan guru agar mampu menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan yang terus berkembang.
Salah satu komponen penting dalam PPG adalah pembuatan jurnal pembelajaran, yang berfungsi sebagai alat refleksi dan evaluasi bagi peserta.
Artikel ini akan membahas contoh jurnal pembelajaran PPG berdasarkan penjelasan dari berbagai jurnal ilmiah.
Baca Juga: Bagaimana Cara Ibu dan Bapak Menindaklanjuti Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Peserta Didik Selama Ini?
-
Tujuan Jurnal Pembelajaran PPG
Jurnal pembelajaran dalam PPG bertujuan untuk membantu guru dalam merefleksikan proses pembelajaran yang telah dilakukan, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta merencanakan perbaikan untuk pembelajaran selanjutnya.
Menurut penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, jurnal pembelajaran juga berfungsi sebagai alat untuk mengukur perkembangan kompetensi pedagogik dan profesional guru.
-
Struktur Jurnal Pembelajaran PPG
Jurnal pembelajaran PPG umumnya terdiri dari beberapa bagian utama:
- Pendahuluan: Bagian ini berisi latar belakang dan tujuan dari pembelajaran yang dilakukan.
- Deskripsi Pembelajaran: Bagian ini menjelaskan secara rinci tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan, termasuk metode, media, dan strategi yang digunakan.
- Refleksi: Bagian ini berisi refleksi pribadi guru tentang proses pembelajaran, termasuk apa yang berjalan dengan baik dan apa yang perlu diperbaiki.
- Rencana Tindak Lanjut: Bagian ini berisi rencana perbaikan dan pengembangan untuk pembelajaran selanjutnya.
-
Contoh Jurnal Pembelajaran PPG Berikut adalah contoh jurnal pembelajaran PPG yang diadaptasi dari berbagai sumber:
Pendahuluan
Pada pembelajaran kali ini, saya mengajar mata pelajaran Matematika dengan topik “Persamaan Linear”.
Tujuan pembelajaran adalah agar siswa mampu memahami konsep persamaan linear dan menerapkannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.
Deskripsi Pembelajaran
Pembelajaran dimulai dengan apersepsi menggunakan contoh-contoh nyata dari kehidupan sehari-hari yang melibatkan persamaan linear.
Saya menggunakan metode diskusi kelompok untuk mendorong siswa berpartisipasi aktif.
Media yang digunakan adalah papan tulis dan proyektor untuk menampilkan slide presentasi.
Refleksi
Selama pembelajaran, siswa terlihat antusias dan aktif dalam diskusi.
Namun, beberapa siswa masih kesulitan memahami konsep dasar persamaan linear.
Saya menyadari bahwa perlu lebih banyak contoh dan latihan untuk memperkuat pemahaman mereka.
Selain itu, penggunaan media visual seperti video animasi dapat membantu menjelaskan konsep dengan lebih jelas.
Rencana Tindak Lanjut Untuk pembelajaran selanjutnya, saya akan menambahkan lebih banyak contoh dan latihan soal. Saya juga akan menggunakan video animasi untuk menjelaskan konsep persamaan linear. Selain itu, saya akan memberikan tugas individu untuk mengukur pemahaman siswa secara lebih mendalam. -
Manfaat Jurnal Pembelajaran PPG
Menurut jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Gadjah Mada, jurnal pembelajaran membantu guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran mereka.
Dengan melakukan refleksi secara rutin, guru dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan merencanakan strategi yang lebih efektif. Jurnal pembelajaran juga berfungsi sebagai dokumentasi perkembangan profesional guru.
Kesimpulan
Jurnal pembelajaran PPG adalah alat penting bagi guru untuk merefleksikan dan mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Dengan struktur yang jelas dan tujuan yang spesifik, jurnal pembelajaran membantu guru untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional mereka.
Melalui refleksi dan rencana tindak lanjut yang terstruktur, guru dapat memastikan bahwa pembelajaran yang dilakukan semakin efektif dan bermakna bagi siswa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







