Apa Relevansi Pemikiran Ki Hajar Dewantara Mengenai Pendidikan yang Berhamba Pada Anak dengan Peran Saya Sebagai Pendidik?
Sultan Tanjung | 21 Juni 2024, 12:00 WIB

AKURAT.CO Pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD) tentang pendidikan yang memerdekakan murid memiliki relevansi yang kuat dengan peran saya sebagai pendidik.
Sebagai pendidik, saya bertanggung jawab untuk membimbing siswa menuju pemahaman diri yang lebih baik, serta membantu mereka mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki.
- Fokus pada Kebutuhan dan Minat Anak: Pemikiran KHD menekankan bahwa pendidikan harus berpusat pada peserta didik. Ini berarti memahami kebutuhan dan minat anak, serta memberikan mereka kesempatan untuk berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.
- Peran sebagai Fasilitator dan Pembimbing: Sebagai pendidik, saya tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing. Saya harus menghormati anak sebagai subjek yang aktif dalam proses pembelajaran.
- Menghormati dan Memuliakan Anak: Relevansi pemikiran KHD bahwa pendidikan harus berhamba pada anak juga memiliki makna yang lebih luas. Seorang guru harus memiliki rasa hormat dan memuliakan anak, sehingga tumbuh perasaan senang dan bahagia dalam diri mereka.
Kesimpulan
Dengan memahami pemikiran KHD, saya dapat mengarahkan pendidikan dengan lebih bijaksana, memperhatikan kebutuhan dan potensi anak, serta membantu mereka tumbuh menjadi individu yang berdaya dan berakhlak mulia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






