Akurat

DRMA Perkuat Peran di Rantai Pasok Kendaraan Listrik, Perkenalkan Battery Lithium 12V di IIMS 2026

Petrus C. Vianney | 7 Februari 2026, 20:10 WIB
DRMA Perkuat Peran di Rantai Pasok Kendaraan Listrik, Perkenalkan Battery Lithium 12V di IIMS 2026

AKURAT.CO PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memperluas peran di industri kendaraan listrik nasional seiring meningkatnya adopsi EV dan dukungan pemerintah. Perusahaan memperkuat manufaktur, diversifikasi produk dan integrasi rantai pasok untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, DRMA memperkenalkan Battery Lithium 12V yang dirancang untuk kendaraan listrik roda dua. Produk tersebut diklaim memiliki daya tahan lebih panjang, desain ringkas, serta bobot lebih ringan dibanding aki konvensional.

President Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Irianto Santoso, menyebut keikutsertaan DRMA di IIMS 2026 sebagai upaya memperkenalkan inovasi. Ia juga menilai ajang tersebut membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri.

"Kami ingin menegaskan posisi DRMA sebagai pemain lokal yang memiliki kapabilitas teknologi, daya saing dan kesiapan untuk tumbuh seiring percepatan ekosistem EV di Indonesia," ujarnya, saat bincang media yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Battery Lithium 12V dikembangkan melalui unit bisnis Dharma Connect yang fokus pada teknologi kendaraan listrik dan energi terbarukan. Produk ini tersedia dalam varian 12V 6Ah dan 12V 3,5Ah untuk berbagai tipe sepeda motor.

Di tengah fluktuasi industri otomotif, DRMA juga mengembangkan segmen non-otomotif, termasuk Battery Energy Storage System (BESS). Strategi ini dilakukan untuk memperluas sumber pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada satu sektor.

Perusahaan menargetkan penjualan sekitar Rp6 triliun pada 2025 dengan dukungan kinerja stabil segmen komponen kendaraan. Target tersebut juga ditopang kontribusi bisnis kendaraan listrik dan non-otomotif.

"Dengan strategi diversifikasi dan inovasi yang konsisten, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang dan terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," Irianto menutup.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.