Akurat

Amazon Zoox Recall 332 Robotaxi karena Kesalahan Software, Apa Dampaknya?

Leo Farhan | 28 Desember 2025, 16:20 WIB
Amazon Zoox Recall 332 Robotaxi karena Kesalahan Software, Apa Dampaknya?

AKURAT.CO Industri kendaraan pintar kembali dihiasi kabar tak sedap setelah unit kendaraan otonom Amazon, Zoox, mengumumkan penarikan kembali (recall) 332 robotaxi mereka di AS.

Ini akibat kesalahan pada sistem perangkat lunak yang membuat kendaraan bisa saja menyeberangi garis jalan pusat (yellow line) dan hampir memasuki jalur lawan arah.

Informasi ini dilaporkan oleh Reuters yang menunjukkan betapa kritisnya peran software dalam kendaraan tanpa sopir dan bagaimana kesalahan kecil dapat menimbulkan risiko keselamatan yang signifikan.

Kesalahan ini, menurut Zoox, bukan berasal dari komponen hardware atau desain fisik kendaraan, melainkan dari cara algoritma navigasi menilai batas garis jalan di beberapa situasi tertentu.

Dalam operasi normal, garis pusat jalan berfungsi sebagai panduan penting agar kendaraan tetap berada di jalur yang benar dan menjaga keamanan penumpang serta pengguna jalan lain.

Namun, dari 62 kejadian yang diidentifikasi oleh Zoox sejak musim panas lalu, kendaraan otonom mereka terkadang membaca lintasan secara terlalu agresif, yakni melakukan belokan lebar yang mendekati atau bahkan melintasi garis tengah jalur, berpotensi menempatkan robotaxi di jalur lawan arah.

Zoox mengatakan bahwa dari semua kasus yang diinvestigasi oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di AS, tidak ada tabrakan atau kecelakaan akibat tindakan tersebut.

Meski demikian, mereka mengambil tindakan proaktif dengan menangguhkan sejumlah unit robotaxi dan mengeluarkan software update yang memperbaiki logika pengambilan keputusan kendaraan dalam situasi garis jalan.

Langkah ini mencerminkan perkembangan nyata dalam tanggung jawab produsen dan regulator dalam menangani teknologi autonomous vehicles yang masih relatif baru di jalan umum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.