Pendiri Waymo Kritik Layanan Robotaxi Tesla yang Dinilai Palsu

AKURAT.CO John Krafcik, pendiri Waymo dan mantan CEO, kembali mengkritik layanan 'Robotaxi' Tesla. Ia menilai layanan ini belum sejati karena masih ada karyawan di kursi pengemudi atau depan.
Krafcik dikenal luas di industri otomotif. Ia memulai karier di pabrik NUMMI, 14 tahun di Ford sebagai kepala insinyur, lalu menjadi Presiden Hyundai America sebelum memimpin Waymo 2015–2021.
Sebagai pengamat teknologi swakemudi, Krafcik kerap memprediksi langkah Tesla. Menjelang peluncuran Robotaxi di Austin, ia sempat menyebut, layanan tersebut bisa 'dipalsukan' karena masih memerlukan pengawas manusia.
Data crowdsourced menunjukkan armada Robotaxi Tesla hanya beberapa mobil dengan karyawan siap menghentikan kendaraan jika terjadi masalah. Menurut Krafcik, hal ini membuat layanan tersebut belum bisa disebut robotaxi sejati.
"Tolong beri tahu saya ketika Tesla meluncurkan robotaxi, saya masih menunggu," ujar Krafcik. Ia menambahkan, kehadiran pengawas manusia menunjukkan Tesla belum meniru pendekatan Waymo yang aman dan transparan.
Meskipun Tesla memperluas layanan ke Bay Area, California, karyawan masih berada di kursi pengemudi. Undangan menggunakan layanan terbatas untuk influencer dan investor, bukan untuk publik umum.
CEO Elon Musk sempat mengatakan layanan akan dibuka untuk publik di Austin bulan depan. Namun, tampaknya pengawas dalam mobil akan tetap diperlukan.
Menurut Krafcik, hal ini menunjukkan Tesla masih tertinggal sekitar lima tahun dari Waymo dalam hal robotaxi yang aman. Ia menekankan, keberhasilan robotaxi bukan soal kecepatan, melainkan keselamatan dan transparansi.
Dikutip dari Electrek, Selasa (19/8/2025), frustrasi Waymo bisa dimaklumi. Waymo telah mengoperasikan robotaxi nyata bertahun-tahun tanpa menyebut layanan dalam fase pengujian sebagai robotaxi.
Krafcik menegaskan pendekatan Tesla lebih berfokus pada citra daripada keselamatan. Hingga pengawas manusia bisa dihapus dengan aman, Tesla belum dapat disebut benar-benar menjalankan layanan robotaxi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








