Akurat

Apa Kelebihan dan Kekurangan Mobil Matic

Ratu Tiara | 28 Oktober 2025, 00:01 WIB
Apa Kelebihan dan Kekurangan Mobil Matic
 
AKURAT.CO Mobil bertransmisi otomatis atau mobil matic kini semakin digemari masyarakat Indonesia. Alasannya sederhana, yakni mobil jenis ini menawarkan kenyamanan berkendara, terutama di jalanan perkotaan yang padat. Namun, di balik kepraktisannya, mobil matic juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
 
Dari sisi kelebihan, mobil matic dikenal lebih mudah dikendarai karena tidak perlu mengoperasikan kopling atau mengganti gigi secara manual. Pengemudi cukup memindahkan tuas dari posisi “P” ke “D” dan mobil sudah bisa melaju. Hal ini membuatnya sangat cocok bagi pemula atau mereka yang sering menghadapi kemacetan.
 
Selain itu, mobil matic cenderung memberikan pengalaman berkendara yang halus, karena perpindahan gigi terjadi otomatis tanpa hentakan berarti.
 
 
Kelebihan lainnya adalah fokus pengemudi lebih terjaga. Karena tidak perlu terus-menerus memindahkan gigi, pengemudi bisa lebih berkonsentrasi pada kondisi jalan.
 
Beberapa mobil matic modern juga dibekali fitur tambahan seperti mode sport atau eco yang menyesuaikan kebutuhan tenaga dan efisiensi bahan bakar.
 
Meski begitu, mobil matic tetap memiliki kekurangan. Dari segi biaya, mobil ini biasanya lebih mahal dibanding versi manual, baik dari harga beli maupun biaya perawatannya.
 
Konsumsi bahan bakar mobil matic juga umumnya sedikit lebih boros karena sistem transmisi otomatis bekerja lebih kompleks.
 
Selain itu, jika terjadi kerusakan pada komponen transmisi, biaya perbaikannya bisa cukup tinggi.
 
 
Kesimpulannya, mobil matic sangat cocok bagi pengendara yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan, terutama di daerah perkotaan. Namun, bagi kamu yang ingin efisiensi tinggi dan biaya perawatan rendah, mobil manual mungkin tetap menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
 
Dinda NS (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R