Cara Mudah Mengatur Sudut Pandang Kaca Spion Mobil Mercedes-Benz agar Berkendara Lebih Aman

AKURAT.CO Kaca spion adalah komponen penting pada mobil Mercedes-Benz yang membantu pengemudi melihat kondisi di belakang kendaraan. Meski tampak sederhana, pengaturan sudut pandangnya sangat memengaruhi keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Berbeda dari mesin sebagai penggerak utama, kaca spion berperan menjaga visibilitas pengemudi tetap optimal. Melalui spion, pengemudi Mercedes-Benz dapat memperkirakan posisi kendaraan lain saat berpindah jalur atau memarkir.
Dikutip dari laman resmi Mercedes-Benz, Rabu (15/10/2025), agar fungsinya maksimal, pengaturan kaca spion sebaiknya dilakukan dengan benar. Berikut caranya:
1. Pastikan mobil dalam keadaan berhenti ketika mengatur posisi spion. Mengubah posisi spion saat mobil berjalan dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
2. Arahkan kaca spion tengah ke posisi paling simetris agar pandangan ke sisi kiri dan kanan terlihat seimbang. Hal ini membantu pengemudi Mercedes-Benz melihat area belakang dengan lebih jelas dan aman.
3. Atur kaca spion samping keluar hingga batas bodi mobil terlihat. Posisi ini memperluas sudut pandang ke arah samping dan membantu mendeteksi kendaraan yang berada di titik buta.
4. Saat parkir mundur, arahkan kaca spion kiri sedikit ke bawah agar posisi ban terhadap trotoar atau pembatas terlihat dengan jelas. Upaya ini membantu pengemudi Mercedes-Benz menghindari risiko velg atau bodi mobil terserempet.
5. Biasakan memeriksa kaca spion setiap 10-15 detik sekali saat berkendara. Kebiasaan ini penting untuk mengantisipasi pergerakan kendaraan dari belakang dan menjaga kewaspadaan di jalan.
Dengan pengaturan yang tepat, kaca spion mobil Mercedes-Benz membantu menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan diri pengemudi. Selalu sesuaikan posisi spion sebelum berkendara agar pandangan tetap optimal di setiap situasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









