Akurat

Cara Ganti Oli Mesin Mobil Toyota yang Benar agar Mesin Awet dan Tetap Optimal

Petrus C. Vianney | 21 Juli 2025, 18:45 WIB
Cara Ganti Oli Mesin Mobil Toyota yang Benar agar Mesin Awet dan Tetap Optimal

AKURAT.CO Mengganti oli mesin secara rutin penting untuk menjaga performa dan usia mesin tetap optimal. Sebaiknya proses ini dilakukan di bengkel agar hasilnya presisi, lalu bagaimana cara mengganti oli mobil Toyota yang benar?

Seiring pemakaian, oli mesin akan mengalami penurunan kualitas dan mengandung banyak kotoran. Oleh karena itu, penggantian oli secara berkala sangat dianjurkan agar mesin tetap terlindungi dan bekerja maksimal.

Idealnya, oli mesin diganti setiap 10.000-15.000 km, namun bisa lebih cepat jika mobil sering digunakan di jalan macet atau medan berat. Karena itu, penting mengikuti panduan dari pabrikan yang tercantum dalam buku manual kendaraan.

Beberapa tanda oli perlu segera diganti yaitu warna oli berubah menjadi hitam pekat, suara mesin terdengar kasar, lampu indikator oli menyala dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Jika mengalami hal ini, segera lakukan penggantian oli.

Mengapa Ganti Oli Penting?

Mengganti oli secara rutin memberikan manfaat penting, seperti melumasi komponen mesin untuk mencegah gesekan berlebih. Selain itu, oli juga membantu menjaga suhu mesin tetap stabil saat kendaraan digunakan.

Selain itu, oli yang bersih membantu memperpanjang usia mesin karena mencegah kerusakan dini. Proses penggantian oli juga membantu menghilangkan kotoran dan kerak yang bisa merusak bagian dalam mesin.

Dikutip dari Auto2000, Minggu (20/7/2025), berikut beberapa cara ganti oli mesin mobil Toyota yang tepat:

1. Dinginkan mesin terlebih dahulu
Pastikan mesin mobil dalam keadaan mati dan cukup dingin sebelum mulai mengganti oli. Hal ini penting untuk mencegah cedera atau kerusakan.

2. Buka penutup dan kuras oli lama
Buka tutup oli di bagian atas mesin, lalu buka baut pembuangan oli di bawah mobil. Tampung oli bekas ke dalam wadah khusus agar tidak mencemari lingkungan.

3. Ganti filter oli
Setelah oli lama keluar seluruhnya, lepaskan filter oli yang lama dan ganti dengan yang baru. Sebelum dipasang, oleskan sedikit oli baru ke filter agar mudah terpasang dan tidak bocor.

4. Isi dengan oli baru
Setelah filter terpasang, tuangkan oli baru sesuai takaran rekomendasi pabrikan. Gunakan corong untuk mencegah tumpahan.

5. Periksa kebocoran
Nyalakan mesin selama beberapa menit dan cek apakah ada kebocoran di sekitar filter atau baut pembuangan. Pastikan semua komponen terpasang rapat.

6. Bersihkan area mesin
Setelah selesai, bersihkan sisa oli yang mungkin tercecer dan pastikan penutup oli sudah tertutup rapat.

Penggantian oli yang benar dan rutin tidak hanya menjaga performa mobil, tetapi juga menghemat biaya perbaikan dalam jangka panjang. Selalu ikuti jadwal servis berkala dan gunakan oli sesuai spesifikasi mesin kendaraan Anda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.