Akurat

IMI Dukung Program Keselamatan Berkendara Oleh Kepolisian

Petrus C. Vianney | 29 Mei 2024, 23:10 WIB
IMI Dukung Program Keselamatan Berkendara Oleh Kepolisian

AKURAT.CO Pada Senin (27/5/2024), Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, mengapresiasi program keselamatan berkendara yang diluncurkan oleh kepolisian.

Dalam acara yang dihadiri oleh komunitas otomotif seperti HOB, Hogger dan HDI, Bambang menekankan pentingnya peningkatan kemampuan berkendara. Data menunjukkan bahwa dari ratusan ribu korban kecelakaan, 80 persen adalah pengendara roda dua dan 60 persen di antaranya adalah remaja yang belum memiliki SIM.

"Selama 2023 hingga Februari 2024, rasio pemilik SIM adalah 1 banding 13. Artinya, hanya 1 dari 13 pengendara sepeda motor yang memiliki SIM," ujar Bambang, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Rabu (29/5/2024).

Sebagai Ketua IMI, Bambang sangat mendukung program Kakorlantas. Menurutnya, program ini sejalan dengan misi IMI untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas.

Ia juga menekankan pentingnya memiliki SIM, terutama bagi pemilik motor besar (di atas 500cc). Untuk bisa mengendarai motor besar, pemilik harus memiliki SIM C1 setelah setahun memiliki SIM C dan kemudian dapat meningkat ke SIM C2.

Bambang berbagi pengalamannya sebagai salah satu korban kecelakaan karena kurangnya pengujian dan keterampilan berkendara. Ia mengingatkan agar pengendara berhati-hati demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

"Saya menyambut baik program ini dan berharap bisa diluncurkan SIM C2 tahun depan," Bambang menutup.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.