Pecinta Vespa Rayakan Hari Batik Nasional Dengan Riding Berbatik

AKURAT.CO - Pecinta Vespa di Indonesia merayakan Hari Batik Nasional dengan semangat tinggi melalui serangkaian kegiatan riding serentak di berbagai kota.
Keunikan dari acara ini adalah penggunaan atribut batik sebagai bagian dari riding yang juga bertujuan untuk mempopulerkan batik di kalangan muda yang gemar otomotif dan gaya hidup premium. Riding dilaksanakan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali.
"Kami bangga dengan semangat dan antusias para pecinta Vespa dalam merayakan Hari Batik Nasional melalui riding bangga berbatik. Riding ini menjadi simbol kecintaan terhadap batik dan juga Vespa yang merupakan kombinasi simbol dari generasi ke generasi," ujar Ayu Hapsari selaku PR and Communications Manager PT Piaggio Indonesia, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Selasa (3/10/2023).
Baca Juga: Vespa Elettrica Resmi Mengaspal Di Indonesia, Cek Harganya
Ia menambahkan bahwa sejalan dengan upaya PT Piaggio Indonesia dalam melestarikan penggunaan batik dalam kehidupan sehari-hari melalui Vespa Batik Special Edition. Vespa Batik Special Edition yang dirakit secara lokal di Indonesia, tersedia dalam model Vespa LX dan membawa cerita serta sejarah.
Vespa Batik Special Edition menjadi pusat perhatian, desainnya yang menggabungkan dua budaya ikonik dari Indonesia dan Italia dengan menciptakan visual yang menakjubkan. Pola batik Tambal Jagad karya Iwan Tirta Private Collection diterapkan pada Vespa Batik Special Edition sebagai penghormatan terhadap seni batik Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO.
Pola Tambal Jagad mencakup tujuh pola batik tradisional Indonesia yang melambangkan keberagaman budaya dari Sabang sampai Merauke. Setiap pola membawa filosofi unik, seperti Sokowani, Megamendung, Kawung, Perisai, Poleng, Tenun Ikat Menjangan dan Kasuari.
"Vespa Batik Special Edition ini masih bisa didapatkan di Motoplex PT Piaggio Indonesia yang tersebar di 57 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan seru dan menarik dari para pecinta otomotif dan gaya hidup tentu akan terus ada dan berlanjut," Ayu menutup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









