AKURAT.CO Setelah debut global pada 2017, Vespa Elettrica akhirnya resmi masuk pasar Indonesia. Harga sepeda motor listrik yang dijual PT Piaggio Indonesia itu lebih mahal dari mobil Low Cost Green Car (LCGC).
Managing Director and Country CEO of PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega, mengatakan, Vespa Elettrica didesain untuk berkendara dalam kota paling modern dari brand asal Italia tersebut.
"PT Piaggio Indonesia sekali lagi bangga mempersembahkan Vespa Elettrica, ikon paling modern dari teknologi asal Italia yang selalu hadir konsisten dengan keunggulannya melalui brand dari Piaggio Group. Vespa Elettrica memang ideal bagi pelanggan yang menghargai perpaduan mobilitas kontemporer ramah lingkungan dengan gaya hidup premium ala Italia," jelas Marco dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (11/8/2023).
Vespa Elettrica pertama kali meluncur di pameran EICMA Milan, Italia, tahun 2017. Kendaraan tersebut menjadi motor listrik pertama pabrikan yang dijual secara global.
Motor listrik itu telah meluncur lebih dulu di Eropa dan Amerika Serikat. Elettrica dibanderol hingga Rp120 jutaan di kedua wilayah itu.
Secara tampilan, Vespa Elettrica mirip-mirip Primavera yang dijual di Indonesia. Hanya saja, pabrikan melaburinya dengan kelir khas motor listrik yakni perpaduan warna silver dan aksen biru muda. Namun, ada juga yang warnanya merah terang.
Vespa Elettrica ditenagai oleh baterai lithium-ion voltase 48 Volt dengan kapasitas 86 Ah. Untuk mengisi daya cukup menarik kabel dari kompartemen di bawah jok, di mana biasanya terletak tutup bahan bakar dan menyambungkannya langsung ke stop kontak. Pengguna juga bisa memasangkan kabel ke stasiun pengisi daya publik.
Waktu standar yang dibutuhkan untuk pengisian daya penuh adalah setidaknya 4-8 jam (dengan tegangan 220 V dan tergantung pada kondisi sekitar serta suhu baterai saat pengisian).
Baterai Vespa Elettrica telah memenuhi sertifikasi IP65, menjadikannya tahan terhadap debu dan air tekanan rendah.
PT Piaggio Indonesia juga memberikan garansi baterai selama 3 tahun.
Sementara, power unit di dalam Vespa Elettrica mampu memberikan daya sebesar 3,6 kW dan daya puncak 4 kW dengan torsi sekitar 200 Nm.
Vespa Elettrica menawarkan dua pilihan berkendara sesuai kebutuhan penggunanya yakni mode Power dan ECO. Namun, terdapat juga mode Reverse untuk memudahkan pengendalian mundur saat bermanuver atau parkir.
Performa Vespa Elettrica
Daya jelajah Vespa Elettrica dapat menjangkau hingga 100 kilometer dalam mode Eco serta jarak maksimal 70 kilometer dalam mode Power.
Menariknya, Vespa Elettrica sudah dibekali Kinetic Energy Recovery System (KERS) yang membantu efisiensi pengisian daya. Fitur ini juga memungkinkan mengisi ulang baterai selama fase perlambatan kecepatan saat berkendara.
Mode Power bisa mencapai 67 sampai 70 kilometer per jam, tergantung kondisi jalan dan bobot pengendara. Sedangkan ECO mode dimaksudkan untuk menghemat energi, memperpanjang usai baterai dengan membatasi kecepatan hingga 40 kilometer per jam.
Vespa Elettrica kompatibel dengan sistem VESPA MIA yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan smartphone ke kendaraan melalui Bluetooth. Informasi disampaikan dalam panel instrumen digital yang menggunakan layar TFT berwarna ukuran 4,3 inci.
Dengan teknologi yang disematkan ini pengguna dapat dengan mudah mendapatkan informasi utama kendaraan seperti kecepatan, mode berkendara, jarak tempuh yang tersisa serta tingkat pengisian baterai.
Sistem konektivitas itu juga menampilkan waktu dan jarak tempuh, kualitas berkendara ramah lingkungan serta kapasitas energi. Selain itu, dapat ditampilkan pula statistik pada 30 perjalanan terakhir, push notification tentang status pengisian baterai, jumlah siklus pengisian ulang yang dilakukan dan masih banyak lainnya.
Bentuk bodi terbuat dari baja sesuai dengan tradisi Vespa yang ditegaskan oleh livery khusus dalam warna Azzurro Elettrico yang membentang sepanjang perimeter perisai motor. Kemudian, dekorasi neck-tie, tepi velg roda, nama Elettrica dan trim jok dengan lapisan abu-abu futuristik pada bodi menambah kesan ikonik kendaraan ini.
"Pengenalan Vespa Elettrica merupakan kontribusi awal Piaggio Group terhadap green mobility yang diharapkan akan semakin relevan di tahun-tahun mendatang, termasuk juga untuk lanskap otomotif Indonesia," ungkap Marco.
Soal harga, seperti ditulis website resmi, Vespa Elettrica dibanderol Rp198 juta. Harga itu bakal lebih tinggi dari mobil LCGC di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat




