Akurat

Langkah-Langkah Passing Atas dalam Bola Voli: Teknik, Kesalahan, dan Cara Melakukannya dengan Benar

Naufal Lanten | 4 Desember 2025, 14:06 WIB
Langkah-Langkah Passing Atas dalam Bola Voli: Teknik, Kesalahan, dan Cara Melakukannya dengan Benar

AKURAT.CO Bagaimana langkah-langkah melakukan passing atas dalam olahraga bola voli? Permainan bola voli menjadi salah satu olahraga tim yang paling populer di dunia. Setiap pertandingan memperlihatkan kombinasi kecepatan, teknik, dan koordinasi antar pemain. Untuk menguasai olahraga ini, ada sejumlah teknik dasar yang wajib dipelajari, salah satunya adalah passing atas—gerakan mengoper bola di atas kepala yang berperan penting dalam membangun serangan.

Secara internasional, voli berada di bawah naungan FIVB (Federation Internationale de Volleyball), sementara di Indonesia olahraga ini dibina oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) yang berdiri pada 22 Januari 1955 atas prakarsa W.J. Latumeten. Seiring berkembangnya olahraga ini, variasi permainan pun bertambah, mulai dari indoor volleyball hingga beach volleyball yang dimainkan di pasir dan menuntut kelincahan ekstra.

Dari semua teknik dasar voli—mulai dari servis, smash, hingga blocking—passing atas menjadi fondasi utama yang menentukan lancarnya alur serangan sebuah tim. Tanpa penguasaan teknik ini, pola permainan sulit dibangun. Lalu, bagaimana sebenarnya cara melakukan passing atas yang benar? Berikut penjelasan lengkapnya.


Apa Itu Passing Atas dalam Bola Voli?

Passing atas adalah teknik mengoper bola dengan kedua tangan yang dilakukan di atas kepala. Gerakan ini biasanya dipakai untuk mengumpan bola kepada rekan setim, terutama kepada smasher, sebagai persiapan serangan.

Menurut Doni Pranata dalam bukunya Pembelajaran Bola Voli, passing atas merupakan gerakan mengoper bola ke sesama tim untuk melanjutkan serangan. Teknik ini dilakukan dengan mendorong bola menggunakan jari-jari tangan, bukan telapak tangan, agar arah bola lebih terkontrol.

Dalam permainan, pemain yang bertugas mengolah bola untuk para penyerang disebut set-upper atau tosser. Pemain inilah yang menentukan kualitas umpan, ritme serangan, dan peluang terjadinya smash.


Mengapa Passing Atas Penting dalam Bola Voli?

Passing atas adalah jantung dari pola serangan. Tanpa umpan yang akurat, pemain depan sulit melakukan smash secara maksimal. Oleh karena itu, set-upper harus mampu:

  • membaca arah bola,

  • memposisikan diri dengan cepat,

  • mengatur kekuatan dorongan,

  • memastikan bola tepat menuju rekan penyerang.

Teknik ini bukan hanya soal memantulkan bola, tetapi bagaimana menciptakan peluang yang efisien dalam setiap serangan.


Langkah-Langkah Melakukan Passing Atas

Mengutip buku Permainan Bola Voli Berbasis Sport Science karya Angga Indra Kusuma dkk. (2022), teknik passing atas terdiri dari tiga tahapan utama: persiapan, gerakan dasar, dan sikap akhir. Untuk memudahkan pemahaman, berikut penjelasan lengkapnya dalam narasi yang mengalir.

1. Tahap Persiapan

Gerakan diawali dengan posisi badan yang stabil. Pemain sedikit menurunkan tubuh, lutut ditekuk ringan, dan kedua kaki dibuka selebar bahu sebagai tumpuan agar lebih seimbang. Berat badan dipusatkan pada ujung kaki sehingga tubuh siap bergerak ke berbagai arah.

Kedua tangan sudah berada di atas kepala dengan jari-jari direnggangkan. Ibu jari dan jari lainnya membentuk segitiga sebagai ruang untuk menangkap arah bola. Pada tahap ini, pandangan mata fokus pada datangnya bola untuk memperkirakan titik perkenaan.

2. Gerakan Perkenaan atau Gerakan Dasar

Saat bola mendekat, pemain mendorong bola menggunakan ruas pertama dan kedua jari telunjuk hingga kelingking. Ibu jari hanya menggunakan ruas pertama. Pergelangan tangan tetap rileks, sementara jari-jari sedikit ditegangkan agar bola memantul dengan kontrol.

Dorongan tidak hanya berasal dari tangan, tetapi juga dari tubuh. Gerakkan lutut, pinggul, tumit, dan lengan secara harmonis agar tenaga lebih efektif. Bola idealnya mengenai bagian tengah atas wajah agar arah dorongannya tetap presisi.

3. Sikap Akhir

Begitu bola terlepas dari jari-jari, tubuh mengikuti gerakan tersebut. Pinggul dan lutut kembali naik, kedua tangan lurus sebagai gerakan lanjutan, dan langkah kaki ke depan membantu menjaga keseimbangan.

Pandangan tetap mengikuti arah bola untuk memastikan umpan berjalan mulus kepada rekan setim. Tahap ini terlihat sederhana, tetapi menjadi kunci menjaga tempo permainan tetap stabil.


Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Melakukan Passing Atas

Meski terlihat mudah, banyak pemain melakukan kesalahan teknis yang memengaruhi arah umpan. Beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari antara lain:

1. Posisi Tubuh Tidak Stabil

Tubuh yang terlalu tegak, terlalu condong, atau posisi kaki tidak seimbang membuat kontrol bola berkurang. Stabilitas tubuh adalah dasar dari passing yang akurat.

2. Fokus Mata Tidak Mengikuti Bola

Banyak pemain kehilangan fokus sesaat sebelum bola tiba. Padahal, pandangan harus tertuju pada titik datangnya bola untuk menentukan sudut dan kekuatan dorongan.

3. Kekuatan Dorongan Tidak Terkontrol

Mendorong bola terlalu kuat membuat bola melambung tinggi dan sulit dijangkau rekan setim. Sebaliknya, dorongan terlalu lemah membuat aliran serangan terputus. Keseimbangan tenaga menjadi faktor penting.

4. Posisi Tangan Jauh dari Wajah

Tangan harus berada di depan wajah dan sedikit di atas kening. Jika terlalu rendah atau terlalu jauh, waktu reaksi pemain menjadi lambat dan akurasi menurun.

5. Tubuh Terlalu Kaku

Gerakan tubuh yang kaku justru menghambat kelincahan. Lutut harus siap menyesuaikan arah dan kecepatan bola kapan saja.

Latihan rutin, pemahaman teknik, dan fokus saat permainan adalah kunci menghindari kesalahan-kesalahan tersebut.


Peran Passing Atas dalam Pola Serangan Bola Voli

Serangan voli biasanya melibatkan tiga pemain depan yang berada di garis serang. Set-upper memegang kendali sebagai pengatur ritme permainan dengan memberikan umpan siap smash kepada rekannya, baik di samping maupun belakang posisi toser.

Karena itu, kualitas passing atas sangat menentukan apakah sebuah tim mampu membangun serangan agresif atau justru kehilangan momentum.


Kesimpulan

Passing atas bukan sekadar teknik dasar, tetapi elemen yang membentuk alur serangan dalam permainan bola voli. Dengan memahami tahapan persiapan, perkenaan, hingga sikap akhir, pemain dapat menghasilkan umpan yang rapi, terarah, dan efektif untuk menciptakan peluang smash.

Teknik ini membutuhkan koordinasi tubuh, fokus mata, serta timing yang tepat. Semakin sering dilatih, semakin mudah pemain membangun pola permainan yang solid.

Kalau kamu ingin terus mengikuti materi dan informasi menarik seputar olahraga lainnya, nantikan pembaruan selanjutnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Timnas Voli Putra Dilepas ke China, PBVSI Target Tradisi Emas SEA Games

Baca Juga: SEA Games: PBVSI Umumkan 14 Pemain Timnas Voli Indonesia Putra, Rivan Nurmulki Kembali Pimpin Skuad

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan passing atas dalam permainan bola voli?

Passing atas adalah teknik mengoper bola dengan kedua tangan terbuka di atas kepala. Gerakan ini dilakukan dengan mendorong bola menggunakan jari-jari tangan untuk mengarahkan bola ke rekan setim sebagai bagian dari penyusunan serangan.

2. Mengapa passing atas penting dalam permainan bola voli?

Teknik ini menjadi fondasi pola penyerangan. Pemain yang berperan sebagai set-upper mengandalkan passing atas untuk memberikan umpan yang akurat kepada smasher sehingga serangan dapat dieksekusi dengan efektif.

3. Bagaimana posisi tubuh yang benar saat melakukan passing atas?

Posisi awal dilakukan dengan badan sedikit menekuk, kaki dibuka selebar bahu, dan lutut ditekuk ringan. Kedua tangan diletakkan di atas kepala dengan jari-jari membentuk segitiga sebagai area sentuhan bola.

4. Bagian tangan mana yang digunakan untuk mendorong bola pada passing atas?

Sentuhan bola berasal dari ruas pertama dan kedua jari telunjuk hingga kelingking. Untuk ibu jari, hanya ruas pertama yang digunakan. Dorongan berasal dari jari-jari, bukan telapak tangan.

5. Kesalahan apa yang sering terjadi saat melakukan passing atas?

Beberapa kesalahan umum meliputi:

  • Posisi tubuh kurang stabil atau terlalu kaku

  • Fokus mata tidak mengarah ke datangnya bola

  • Tangan tidak berada tepat di atas dahi

  • Kekuatan dorongan tidak terkontrol sehingga bola sulit diarahkan

6. Bagaimana cara menghindari kesalahan saat melakukan passing atas?

Pemain perlu menjaga fokus pada bola, menjaga fleksibilitas tubuh, menempatkan tangan tetap berada di depan wajah, dan melatih pengendalian tenaga agar akurasi passing tetap stabil.

7. Siapa yang biasanya melakukan passing atas dalam pertandingan bola voli?

Pemain yang bertanggung jawab melakukan passing atas adalah set-upper atau tosser. Mereka bertugas mengatur tempo serangan dan memberikan umpan terbaik kepada penyerang.

8. Apa perbedaan antara passing atas dan passing bawah?

Passing atas dilakukan dengan dorongan menggunakan jari-jari di atas kepala, sementara passing bawah menggunakan kedua lengan yang dirapatkan dari bawah untuk menerima bola yang datang rendah atau cepat. Passing bawah umumnya dipakai untuk menerima servis atau bola serangan lawan.

9. Kapan passing atas digunakan dalam permainan?

Passing atas biasanya digunakan setelah bola diterima oleh pemain lain (misalnya dengan passing bawah) dan diperlukan umpan yang lebih terarah untuk mempersiapkan smash.

10. Apa kunci utama agar passing atas menghasilkan umpan yang akurat?

Koordinasi antara posisi tubuh, fokus pandangan, kekuatan dorongan jari, dan timing saat menyentuh bola menjadi faktor utama untuk menghasilkan umpan yang akurat dan mudah dieksekusi oleh rekan setim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.