Akurat

Erick Thohir Tinjau Kompleks Hambalang: Evaluasi Aset Kemenpora Demi Efisiensi dan Pemanfaatan Optimal

Leo Farhan | 16 Oktober 2025, 15:36 WIB
Erick Thohir Tinjau Kompleks Hambalang: Evaluasi Aset Kemenpora Demi Efisiensi dan Pemanfaatan Optimal
 
 
AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan komitmennya dalam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aset milik Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
 
Setelah meninjau Pusat Pelatihan Nasional di Cibubur, Erick melanjutkan langkah serupa ke kompleks Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Kabupaten Bogor, Rabu (15/10).
 
Setibanya di lokasi, Erick meninjau kondisi bangunan yang sudah lama terbengkalai dan dipenuhi semak belukar. Ia bahkan sempat kesulitan meninjau lapangan sepakbola karena area tersebut tertutup tanaman liar setinggi hingga dua meter.
 
 
"Setelah kemarin kami datang ke pusat pelatihan atlet di Cibubur, hari ini kami mengunjungi P3SON Hambalang untuk mengevaluasi aset-aset yang ada di Kemenpora, sehingga bisa digunakan secara efektif ke depannya," kata Erick di Bogor, Rabu (15/10).
 
Erick menegaskan bahwa langkah peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh fasilitas di bawah pengelolaan Kemenpora dapat kembali berfungsi secara maksimal. Ia ingin setiap aset negara dimanfaatkan sesuai kebutuhan pembinaan olahraga nasional, bukan dibiarkan terbengkalai.
 
Usai melakukan peninjauan, Menpora Erick menggelar rapat terbatas bersama Sekretaris Menpora Gunawan Suswantoro, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kemenko Infrastruktur Arif Rahman, Asdep Infrastruktur Umum dan Sosial Kemenko Infrastruktur Lukijanto, Dirut Adhi Karya Entus Asnawi, serta Dirjen Strategis Kementerian PUPR Bisma Staniarto.
 
 
Rapat tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk revitalisasi kompleks Hambalang agar dapat difungsikan kembali sebagai pusat pelatihan olahraga nasional.
 
Sebagai informasi, proyek Hambalang pertama kali digagas pada tahun 2003, saat urusan olahraga masih berada di bawah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Proyek ini dilatarbelakangi kebutuhan Indonesia untuk memiliki pusat pendidikan dan pelatihan olahraga terpadu bagi atlet muda.
 
Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada fasilitas dasar seperti masjid, asrama, lapangan sepak bola, dan pagar pembatas pada tahun 2004. Kala itu, proyek ini bernama Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Tingkat Nasional, yang ditujukan untuk pembibitan atlet usia dini.
 
Kini, kompleks olahraga seluas 32 hektare itu telah memiliki beberapa fasilitas seperti asrama, masjid, serta gedung olahraga serbaguna yang baru rampung sekitar 50 persen. Dari total 25 bangunan yang direncanakan, sekitar 75 persen konstruksinya telah berdiri.
 
Erick berharap, dengan evaluasi yang menyeluruh, Hambalang dapat segera dihidupkan kembali sebagai pusat pelatihan olahraga modern yang memberi manfaat nyata bagi pembinaan atlet nasional.
 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H