Akurat

Perjalanan Karier Rahmat Erwin Abdullah, Raih Tiga Emas dan Pecahkan Rekor Dunia di Kejuaraan AWC 2025

Kosim Rahman | 12 Mei 2025, 10:35 WIB
Perjalanan Karier Rahmat Erwin Abdullah, Raih Tiga Emas dan Pecahkan Rekor Dunia di Kejuaraan AWC 2025

AKURAT.CO Rahmat Erwin Abdullah baru saja meraih tiga emas dan memecahkan rekor dunia dalam Kejuaraan Angkat Besi Asia (AWC) 2025 di Jiangshan, China, Minggu (11/5/2025). Lantas seperti apa profil Rahmat Erwin Abdullah dan perjalanan kariernya?

Berdasarkan unggahan video Instagram PB PABSI, Rahmat Erwin Abdullah berhasil memecahkan rekor dunia dengan total 360 Kg.

"Rahmat Erwin Abdullah, M 73 A. Snatch 155Kg - Gold Medal. Clean & Jerk 205Kg - Gold Medal - New WR. Total 360Kg - Gold Medal. Asian Weightlifting Championships Jiangshan, China 2025. Congratulation Rahmat Erwin," tulis PB PABSI. 

Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Rahmat Erwin Abdullah Pecah Rekor di Kelas 73 Kilogram

Profil Rahmat Erwin Abdullah

Rahmat Erwin Abdullah lahir di Makassar pada 13 Oktober 2000, dan berasal dari keluarga atlet angkat besi yang berprestasi.

Ayahnya, Erwin Abdullah, merupakan mantan atlet angkat besi Indonesia yang pernah meraih medali perak di Kejuaraan Asia 1995, sementara ibunya, Ami Asun Budiono, juga seorang atlet angkat besi yang meraih medali emas di Pesta Olahraga Asia Tenggara 1995 dan 1997.

Sejak kecil, Rahmat sudah terbiasa dengan dunia angkat besi, berkat pengaruh besar dari kedua orang tuanya.

Ia mulai berlatih angkat besi sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), dan semakin serius dalam berlatih ketika memasuki bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Rahmat mulai menunjukkan kemampuannya dengan sering meraih prestasi di ajang nasional seperti POPNAS.

Baca Juga: Sukses Di Asian Games, Ini Deretan Prestasi Rahmat Erwin Abdullah

Perjalanan Karier Rahmat Erwin Abdullah

Rahmat pertama kali tampil di kancah internasional pada 2017 melalui IWF Youth World Championship di Tokyo, Jepang.

Dari sana, ia mulai mengukir prestasi di berbagai ajang besar, termasuk Asian Games 2018 dan Kejuaraan Dunia IWF 2018 yang berlangsung di Thailand.

Prestasi Rahmat semakin gemilang saat ia meraih medali emas pertamanya di Asian Junior Championship 2019 di Pyongyang, Korea Utara, di kelas 73kg.

Pada 2019, Rahmat juga meraih medali emas di SEA Games Manila, Filipina. Kemenangan tersebut menandai langkah besar Rahmat dalam dunia angkat besi internasional.

Ia terus memperlihatkan performa terbaiknya di tingkat internasional, dan pada 2020, Rahmat berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo, sebuah pencapaian luar biasa yang semakin mengukuhkan namanya di dunia angkat besi.

Kemenangan Rahmat di Kejuaraan Asia 2025

Pada Kejuaraan Asia Angkat Besi (AWC) 2025 yang digelar di Jiangshan, China, Rahmat Erwin Abdullah kembali mencatatkan sejarah dengan meraih tiga medali emas sekaligus, serta memecahkan rekor dunia dalam kategori clean and jerk kelas 73kg putra.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 11 Mei 2025, Rahmat mengangkat total 360kg, terdiri dari 155kg pada snatch dan 205kg pada clean and jerk.

Angkatan 205kg pada clean and jerk ini sekaligus memecahkan rekor dunia miliknya sendiri yang sebelumnya tercatat 204kg di Kejuaraan Asia 2024 di Tashkent, Uzbekistan.

Rahmat menunjukkan dominasi luar biasa dengan menyelesaikan tiga angkatan clean and jerk berturut-turut: 190kg, 200kg, dan 205kg, meskipun ia sudah memastikan kemenangan.

Ia pun menguji dirinya sendiri dengan mencoba beban 205kg untuk memecahkan rekor dunia, yang akhirnya berhasil ia raih, mempertegas statusnya sebagai juara bertahan di Kejuaraan Asia.

Baca Juga: Perjuangan Rahmat Erwin Abdullah Sumbang Emas Kelima Untuk Indonesia, Pecahkan Rekor Dunia

Selain keberhasilannya di Kejuaraan Asia 2025, Rahmat juga telah mengumpulkan berbagai medali internasional lainnya, seperti medali emas di Kejuaraan Dunia 2021 dan 2022, serta medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Rahmat juga memegang rekor dunia untuk clean and jerk di kelas 73kg dan 81kg putra.

Keberhasilan Rahmat di Kejuaraan Asia 2025 menambah koleksi emas Indonesia, dengan medali perak di kelas 73kg putra diraih oleh lifter China, Wu Haifeng, dan perunggu diraih oleh wakil Kazakhstan, Petr Khrebtov.

Medali tambahan ini semakin memperkuat dominasi Indonesia di ajang angkat besi internasional.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.