Akurat

Tanggapi Survei LPI di Sektor Buruh, Peneliti BRIN Sebut Program Ganjar-Mahfud Lebih Jelas

Gerdiansyah | 3 Desember 2023, 20:39 WIB
Tanggapi Survei LPI di Sektor Buruh, Peneliti BRIN Sebut Program Ganjar-Mahfud Lebih Jelas


AKURAT.CO - Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Syafuan Rozi menilai platform kerja pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD lebih jelas termasuk sektor buruh dibandingkan pasangan capres-cawapres lainnya.

Syafuan menyampaikan hal itu saat merespons hasil survei Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tentang "Elektabilitas Capres-cawapres di Kalangan Buruh". Survei dirilis di Aryaduta Hotel, Semanggi, Jakarta, Jumat (1/12/2023).

"Menurut saya, apa yang ada di balik data survei LPI ini masih akan terus berkembang dinamis. Dan dalam penilaian saya, sejauh ini, baru pasangan Ganjar-Mahfud MD saja yang platform kerjanya jelas dan rasional. Nah, isu perburuhan, ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja dan isu ekonomi yang melingkupinya merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi oleh pemerintahan berikutnya. Bisa jadi, faktor itu pula yang membuat dukungan publik kepada pasangan Ganjar-Mahfud semakin kuat, terkhusus dari kalangan buruh," ujar Syafuan.

Baca Juga: Survei LPI: Respons Isu Perburuhan, Elektabilitas Ganjar-Mahfud Unggul

Menurut dia, tantangan selanjutnya yaitu kesempatan demografi. Keberlimpahan penduduk usia produktif yang diproyeksikan berlangsung hingga 2030 mendatang tentu harus direspon oleh upaya pemerintahan berikutnya dalam merespon isu ketenagakerjaan pada 2024 mendatang.

"Isu perburuhan ini memang kompleks dan saling bertemali dengan isu ekonomi, terutama inflasi. Menurut saya, penentunya terletak pada agenda kerja setiap kontestan untuk memformulasikan integrasi dan konektivitas antara sektor industri dengan penyerapan sektor tenaga kerja. Kita bisa berkaca Jepang atau China yang konsen dan kreatif dalam membangun relasi kuat antara kapasitas produksi dalam negeri selaras dengan optimalisasi sumber daya manusia penyerapan barang/jasa maupun upaya menjaga daya beli masyarakat," jelas Syafuan.

Hasil survei terbaru LPI menunjukkan pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD unggul telak dari pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam isu perburuhan dan ketenagakerjaan.

Pasangan Ganjar-Mahfud dinilai responden lebih peduli isu buruh dan tenaga kerja dibandingkan 2 pasangan capres-cawapres lainnya.

"Dari survei LPI, sebanyak 68% publik menilai pasangan Ganjar-Mahfud MD yang paling peduli terhadap isu perburuhan dan ketenagakerjaan. Di urutan kedua, ada pasangan Anies-Cak Imin sebesar 12,5%, sedangkan di urutan ketiga pasangan Prabowo-Gibran dengan 10,75% sementara yang tidak menjawab sebesar 8,75%," ujar Wakil Direktur LPI Ali Ramadhan.

Baca Juga: Diaspora Eropa Bersatu Sukses Gelar Kampanye Akbar di Belanda, Suarakan Dukungan untuk Ganjar-Mahfud

Ali mengatakan, dalam survei ini, LPI memotret persepsi publik terhadap isu perburuhan mengingat situasi terkini ada desakan kuat dari elemen buruh terhadap kenaikan upah serta isu-isu lain yang melingkupinya. Menurut dia, terdapat sejumlah alasan yang menyebabkan pasangan Ganjar-Mahfud unggul di isu perburuhan (ketenagakerjaan).

"Pertama, dari data survei terlihat bahwa ada pernyataan Prabowo Subianto di sebuah forum yang meminta kepada kaum buruh untuk tidak selalu menuntut kenaikan upah. Nah ini, mendapat reaksi dari hampir mayoritas kaum buruh," ujar Ali.

"Kedua, sebagian responden melihat rekam jejak, serta kemauan dari pasangan Ganjar-Mahfud MD dalam mengakomodasi aspirasi kaum buruh dan komitmen untuk melakukan kebijakan afirmatif yang melindungi kaum buruh, tetapi juga tidak merugikan pelaku usaha. Dan suara mayor kaum buruh, juga menghendaki revisi UU Ciptaker," tutur Ali menambahkan.

Survei LPI ini digelar mulai 22- 27 November 2023. Survei ini dilakukan 18 provinsi terhadap 1.700 responden yang merupakan pekerja atau buruh berumur 17 tahun atau sudah kawin. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error plus minus 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

G
Reporter
Gerdiansyah
A