Gibran Pastikan Pemulihan Satwa Terdampak Karhutla Berjalan Optimal

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) ke, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Kunjungan ini sekaligus untuk memastikan kebutuhan perawatan, penanganan, hingga pemulihan satwa terdampak dapat terpenuhi secara optimal.
Gibran hadir bersama para pejuang satwa dan dokter hewan yang turut terbang dari Jakarta untuk memastikan penanganan dampak karhutla, khususnya terhadap satwa dan habitatnya berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.
Baca Juga: Tiga Helikopter Chinook dari Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalbar Selama 21 Hari
"Penanganan karhutla harus menyeluruh. Manusia harus terlindungi, tetapi satwa dan habitatnya juga tidak boleh kita abaikan. Saya ingin memastikan kebutuhan perawatan di sini benar-benar terpenuhi," kata Gibran, Kamis (10/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Gibran melihat langsung proses rehabilitasi dan perawatan orangutan. Selain itu, berdialog dengan para dokter hewan, relawan, dan tim yang selama ini terlibat dalam upaya perlindungan satwa.
Selain itu, dia juga menyerahkan bantuan, seperti obat-obatan, bawang bombay, dan alat nebulizer untuk mendukung kebutuhan di pusat rehabilitasi ini. Dia menekankan, perlindungan satwa merupakan bagian yang tak terpisahkan dari upaya pemulihan lingkungan.
Penanganan satwa yang terluka perlu diiringi dengan pemulihan habitatnya secara menyeluruh, termasuk memastikan ketersediaan sumber pakan, air, serta ekosistem yang mendukung keberlangsungan hidup satwa dalam jangka panjang.
"Perlindungan satwa dan pemulihan lingkungan adalah hal penting yang saling terkait. Termasuk penyembuhan hewan yang terluka serta penyediaan kembali sumber pakan, air dan ekosistem bagi satwa," ujarnya.
Baca Juga: Gibran Minta Rumah Sakit Siap Siaga Beri Layanan untuk Masyarakat Terdampak Karhutla
Gibran juga mengunjungi Forest School BOSF Nyaru Menteng yang saat ini menjadi tempat pembinaan 17 orangutan. Dia juga meninjau area Karantina Individu Orangutan untuk melihat langsung proses nebulisasi atau pemberian uap, sebagai bagian dari penanganan satwa terdampak karhutla.
Di area karantina ini, sekitar 90 orangutan menjalani perawatan dalam beberapa kandang yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing satwa.
Kunjungan Gibran ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng menakankan komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh, dengan memperhatikan keselamatan masyarakat, serta keberlangsungan kehidupan satwa dan pemulihan habitatnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa









