Menko Muhaimin Jajaki Sinergi Ekosistem Esports Nasional Bersama IESPA

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menerima audiensi pengurus Indonesia E-Sport Association (IESPA) untuk menjajaki sinergi strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif digital dan pemberdayaan talenta muda melalui ekosistem esports nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Muhaimin menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekosistem dan memfasilitasi kebutuhan para pelaku ekonomi kreatif (ekraf). Menurutnya, sektor ekraf memiliki potensi besar untuk menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif.
"Tentu ini menjadi tanggung jawab kami. Apa yang bisa dibantu akan kita maksimalkan, mulai dari memperkuat ekosistem, menciptakan peluang bagi tumbuhnya ekraf, hingga menyinergikan kebutuhan teman-teman. Kita bisa fasilitasi ruang-ruang publik seperti Pos Bloc atau pusat komunitas lainnya untuk kegiatan ini," jelasnya di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Langkah kolaborasi ini sejalan dengan agenda pemerintah yang telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) pada tahun 2026 juga menempatkan industri gim sebagai salah satu dari tujuh subsektor prioritas, karena dinilai memiliki nilai tambah tinggi serta daya serap lapangan kerja yang signifikan.
Baca Juga: Menko PMK Pastikan Layanan Kesehatan dan Bantuan Logistik Dikebut untuk Korban Gempa NTT
Berdasarkan hasil riset bersama antara Kemenekraf, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta BRIN, nilai pasar gim nasional diproyeksikan mampu mencapai USD2 miliar atau setara Rp31,6 triliun hingga Rp34 triliun per tahun. Potensi ekonomi yang besar ini dinilai dapat menjadi solusi atas tantangan ketenagakerjaan dan penurunan daya beli masyarakat.
Muhaimin mendorong agar ekosistem esports dan gim dapat disinergikan dengan berbagai program strategis Kemenko PM yang memberdayakan UMKM dan pelaku kreatif lokal, seperti Jejak Jajanan Nusantara (JJN), Seribu Satu Pasar Rakyat, dan Perintis Berdaya.
Integrasi antara keramaian (crowd) komunal esports dan program UMKM diharapkan mampu menciptakan nilai ekonomi berganda.
Sementara itu, Ketua Umum IESPA, Ibnu Sulistyo Pradipto, menekankan pentingnya pembinaan ekosistem yang terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, industri, komunitas, publisher game, hingga pelaku ekraf.
IESPA menyoroti besarnya dampak sosial-ekonomi jika para talenta muda memiliki wadah atau gaming hub yang terarah.
Baca Juga: Menko PM: Jangan Sampai Industri Tumbuh Tapi Masyarakat Tertinggal
"Dampak bagi anak-anak muda ini luar biasa. Apalagi jika dibangun gaming hub sebagai markas kreativitas mereka karena potensi talenta lokal kita sangat besar," katanya.
Ibnu menceritakan salah satu pelaku ekraf dari sektor gim, Fazrul, yang berasal dari Bandung. Fazrul awalnya hanya membuat demo gim untuk tugas kuliah dengan modal Rp68 juta. Karyanya kemudian diminati pengembang gim asal Australia hingga dibeli senilai USD3 juta.
Melalui sinergi antara Kemenko PM dan IESPA, pemerintah optimistis dapat mencetak talenta digital muda yang berdaya saing global. Sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri gim dan esports dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








