Menteri PPPA Buka Suara usai Temuan Senjata, Narkoba hingga CD Porno di Gudang Sekolah

AKURAT.CO Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, meminta keamanan dan kondisi psikologis siswa menjadi perhatian utama menyusul temuan ratusan senjata, narkotika, dan CD pornografi di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Arifah mengingatkan agar siswa tidak ikut terdampak oleh kasus yang kini tengah diselidiki kepolisian. Menurutnya, anak-anak harus tetap mendapatkan rasa aman selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Kami prihatin atas temuan ini. Kami ingin sekolah dapat memastikan anak-anak tetap merasa aman belajar dan tidak terdampak, baik secara langsung maupun psikologis atas kasus yang terjadi di sekolah mereka," ujar Arifah dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/8/2026).
Ia juga meminta sekolah, orang tua, dan masyarakat tidak memberikan stigma kepada siswa akibat temuan tersebut maupun pemberitaan mengenai kasus itu.
"Anak tidak boleh menjadi korban dari persoalan yang bukan tanggung jawab mereka. Mari kita jaga privasi dan kondisi psikologis anak agar mereka masih bisa belajar dengan nyaman," katanya.
Arifah mendorong sekolah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap ruangan dan fasilitas yang berada di lingkungan sekolah. Pengawasan juga perlu diperkuat untuk memastikan seluruh area sekolah aman bagi peserta didik.
Di sisi lain, Kementerian PPPA meminta semua pihak memberikan ruang kepada kepolisian untuk menyelesaikan penyelidikan tanpa mendahului kesimpulan hukum.
"Kami menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan dan menyerahkan pendalaman kasus ini kepada kepolisian. Kami tidak akan mendahului proses hukum. Namun, kepentingan terbaik bagi anak tetap menjadi prioritas," ujar Arifah.
Kementerian PPPA juga mengapresiasi pihak yayasan yang melaporkan temuan tersebut kepada polisi.
Arifah berharap penyelidikan dilakukan secara transparan dan akuntabel hingga kasus tersebut terungkap secara menyeluruh.
"Kami juga mengapresiasi respons kepolisian dalam menindaklanjuti laporan tersebut. Kami berharap proses penyelidikan berjalan transparan dan akuntabel hingga tuntas," katanya.
Baca Juga: Misteri 995 Senjata di Gudang Sekolah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







