DPR Minta Kajian Matang Hibah Kapal Induk Italia, TB Hasanuddin: Jangan Sekadar Terima Gratis

AKURAT.CO Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengkritisi proses pengajuan persetujuan hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia kepada Indonesia.
Menurutnya, pemerintah seharusnya melibatkan DPR sejak awal pembahasan karena hibah tersebut menyangkut alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis yang berdampak pada postur pertahanan nasional.
TB menilai proses pembahasan di DPR dilakukan secara mendadak.
Komisi I, kata dia, baru menerima surat permohonan persetujuan pada 20 Juli 2026 dan langsung diminta menggelar rapat, padahal persetujuan hibah di Parlemen Italia telah berlangsung sejak Mei lalu.
"Kalau hibah mortir, meriam kecil, atau tank mungkin tidak menjadi persoalan. Tapi ini kapal induk, alutsista strategis yang bisa memengaruhi persepsi negara-negara tetangga terhadap Indonesia. Menurut kami, pembahasannya jangan dilakukan secara mendadak seperti sekarang," kata TB Hasanuddin dalam rapat kerja Komisi I DPR bersama Kementerian Pertahanan di Kompleks Parlemen, Senin (20/7/2026).
Ia berharap pemerintah membuka ruang diskusi sejak awal agar DPR dapat memberikan masukan sebelum proses persetujuan dilakukan.
"Ada surat tanggal 20, kemudian kami harus mengubah jadwal rapat secara mendadak untuk memberikan persetujuan. Padahal, berdasarkan penjelasan pemerintah, hibah ini sudah disetujui Parlemen Italia sejak 8 Mei. Seharusnya DPR diajak berdiskusi sejak awal," ujarnya.
Meski demikian, TB tetap mengapresiasi Pemerintah Italia yang bersedia menghibahkan kapal induk tersebut kepada Indonesia.
"Kami tentu mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Italia yang memberikan hibah kapal induk kepada Indonesia," ucapnya.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Skema Pendanaan agar Krisis Subsidi Kapal Perintis Tak Terulang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 4UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon










