Akurat Logo

Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 16 Juli 2026 Versi Kemenag dan Muhammadiyah

Titania Isnaenin | 16 Juli 2026, 11:58 WIB
Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 16 Juli 2026 Versi Kemenag dan Muhammadiyah
Kalender Islam 16 Juli 2026 Versi Kemenag dan Muhammadiyah. (facts.net)

AKURAT.CO Mengetahui konversi penanggalan masehi ke kalender Islam menjadi hal yang sangat penting bagi umat Muslim untuk menentukan jadwal ibadah, seperti puasa sunnah Ayyamul Bidh atau peringatan hari besar keagamaan.

Tepat pada hari ini, Kamis (16/7/2026), masyarakat banyak yang bertanya-tanya mengenai posisi tanggal dalam kalender Hijriah Indonesia.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai konversi tanggal Hijriah per hari ini berdasarkan ketetapan resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI serta Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah?

Berdasarkan kalender Islam resmi tahun 2026, hari Kamis (16/7/2026) menandai pergantian bulan dalam kalender Hijriah. Umat Islam di Indonesia kini resmi memasuki bulan Safar 1448 Hijriah, meninggalkan bulan Muharram atau bulan pertama dalam penanggalan Islam.

Secara umum, Kamis (16/7/2026) bertepatan dengan 1 Safar 1448 Hijriah.

Bagi masyarakat Jawa, hari ini juga bertepatan dengan pasaran Kamis Wage, atau tanggal 30 Suro 1960 dalam kalender Jawa, sebelum memasuki bulan Sapar esok harinya.

Kalender Islam 16 Juli 2026

Perbedaan metode penentuan awal bulan kamariah di Indonesia adakalanya menyebabkan selisih satu hari antarorganisasi, termasuk dalam menentukan awal bulan Safar 1448 H.

Untuk melihat detailnya, mari kita bedah maklumat dari Kemenag RI dan PP Muhammadiyah pada Kamis (16/7/2026):

1. Versi Kemenag RI (Pemerintah)

Merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, pemerintah menetapkan bahwa:

  • 1 Safar 1448 H jatuh pada Kamis (16/7/2026).

  • Ketetapan ini merujuk pada kriteria Imkanur Rukyat MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang memperhitungkan posisi hilal minimal berada di ketinggian 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat saat akhir bulan Muharram. Oleh karena itu, bulan Muharram digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari hingga tanggal 15 Juli 2026.

2. Versi PP Muhammadiyah

Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal (dan saat ini mulai mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal/KHGT) mencatat sedikit perbedaan posisi penanggalan pada hari-hari sebelumnya:

  • Menurut penanggalan Muhammadiyah, 1 Safar 1448 H sudah dimulai sejak Rabu (15/7/2026).

  • Dengan demikian, bagi warga Muhammadiyah, hari Kamis (16/7/2026) ini sebenarnya telah memasuki tanggal 2 Safar 1448 Hijriah.

Meskipun terdapat perbedaan satu hari di awal bulan, kedua versi ini tetap menjadi panduan resmi yang sah bagi masing-masing jemaah di Indonesia dan tidak mengurangi nilai ibadah yang dijalankan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.