35 Ribu Manajer dan Pegawai Kopdes Merah Putih Terpilih Akan Mengikuti Pelatihan Komcad

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan,menyebut bahwa proses seleksi calon manajer dan pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia, masih terus berlangsung.
Dia menjelaskan, pemerintah telah membuka 35.476 formasi, terdiri dari 30.000 manajer KDKMP dan 5.476 pegawai koperasi kampung nelayan merah putih.
Proses seleksi kini telah memasuki fase tes kompetensi yang digelar secara serentak 72 titik di berbagai wilayah. Tes kompetensi akan berlangsung dari tanggal 3 hingga 12 Mei 2026 dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).
Baca Juga: Ratusan Ribu Orang Rebutan Jadi Manajer Kampung Nelayan dan Kopdes Merah Putih
Metode CAT dipilih untuk menjamin akurasi dan kecepatan hasil ujian. Sistem ini dianggap sebagai standar emas dalam perekrutan pegawai di lingkungan pemerintahan karena meminimalisir celah kecurangan.
"Jadi ini ada 72 titik. Dan tes ini sudah terbukti. PNS-PNS, calon PNS semua pakai ini, pakai CAT ya. Jadi tidak perlu diragukan karena semua ASN pun pakai sistem ini. Tes CAT BKN ini adalah sistem yang sudah teruji tadi saya katakan," ujar Zulhas dalam Konferensi Pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Setelah melewati tes berbasis komputer, para peserta yang lolos akan menghadapi seleksi kompetensi tambahan meliputi tes mental ideologi, pemeriksaan kesehatan yang akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 31 Mei 2026.
Setelah itu, sebanyak 35.476 orang yang dinyatakan lulus nantinya akan dilanjutkan mengikuti pelatihan kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad). Tahapan ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon manajer dan pegawai koperasi memiliki ketahanan yang prima, untuk mengabdi di pedesaan dan wilayah pesisir.
Baca Juga: PIK 2 Dukung Kopdes Merah Putih Tegalangus dan Tanjung Pasir, Jadi Ruang Baru Penguatan Ekonomi Desa
"Pengumuman hasil tes akhir dijadwalkan 7 Juni 2026, yang akan dilanjutkan dengan pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan (Komcad) dan pelatihan manajerial dan kompetensi bidang," jelasnya.
Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas seluruh proses rekrutmen ini. Pengawasan ketat dilakukan guna memastikan bahwa sumber daya manusia yang terpilih benar-benar memiliki kredibilitas dan integritas tinggi.
"Panitia Seleksi Nasional akan mengawal secara ketat pelaksanaan pengadaan SDM KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut dengan tetap menjamin proses berjalan dengan objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 7Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur
- 10Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun







