Golkar Dukung Arahan Presiden Prabowo, Prioritaskan MBG untuk Anak Kurang Gizi

AKURAT.CO Partai Golkar menyambut baik rencana Presiden Prabowo Subianto memfokuskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan dan masyarakat yang kurang gizi.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, wacana tersebut sebagai tanda bahwa Presiden Prabowo mendengar dan memperhatikan berbagai masukan yang disampaikan masyarakat.
"Jadi, itu yang saya katakan tadi, berdasarkan masukan-masukan yang ada juga harus diperhatikan," katanya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Idrus menilai wacana tersebut perlu didukung dalam rangka memperbaiki Program MBG, agar lebih tepat sasaran dan langsung menyentuh titik persoalan.
Tidak hanya itu, ia juga menyarankan agar ada lapangan kerja yang disediakan secara khusus bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem dalam Program MBG.
Baca Juga: BGN Percepat Validasi Data agar Penerima Program MBG Tepat Sasaran
Kelompok masyarakat tersebut perlu diberdayakan dengan diberi kesempatan bekerja di dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sehingga, tidak lagi pasif dan hanya mengandalkan bantuan sosial pemerintah.
"MBG juga itu harus dijadikan sebagai instrumen untuk memacu lahirnya entrepreneurship di masyarakat. Yang tadinya menerima BLT-BLT dilibatkan kerja di situ, maka secara tidak langsung itu terdidik untuk mengelola," ujar Idrus.
Menurutnya, pemerintah harus jeli melihat persoalan dan mendesak, agar program-program yang dijalankan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
"Nah, karena itu kalau ada masukan-masukan seperti itu, saya kira tidak ada salahnya juga pemerintah itu juga memperhatikan," kata Idrus.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) membentuk Tim Optimalisasi Penerima Manfaat untuk memilah dan menentukan siapa saja yang paling berhak menerima MBG.
Baca Juga: Kepala BGN Tegaskan 19.000 Sapi Bukan Kebutuhan Harian Program MBG: Hanya Pengandaian
Tim dibentuk sebagai respons arahan presiden agar Program MBG lebih diprioritaskan bagi kelompok rentan dan masyarakat yang kurang gizi.
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyebut tim segera diterjunkan ke lapangan mulai minggu depan, dan diawali dengan menyisir penerima manfaat di Jakarta.
"Minggu depan sudah mulai disurvei di Jakarta untuk menyisir penerima manfaat. Kita ingin setiap porsi makanan benar-benar diterima oleh anak yang paling membutuhkan," katanya, pada Senin (20/4/2026).
Menurut Nanik, pendekatan berbasis kebutuhan adalah kunci agar intervensi gizi nasional memberikan dampak nyata bagi penurunan angka stunting.
Dalam hal ini, BGN tidak bekerja sendiri, melainkan melakukan kolaborasi lintas kementerian dengan Kementerian Sosial serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Baca Juga: Gibran Tinjau Program MBG di Mimika, Pastikan Siswa Terpenuhi Gizinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








