Akurat Logo

Tahap Pertama, 32 WNI Dievakuasi dari Iran Lewat Azerbaijan

Moehamad Dheny Permana | 7 Maret 2026, 15:31 WIB
Tahap Pertama, 32 WNI Dievakuasi dari Iran Lewat Azerbaijan
Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 lalu. (Ilustrasi/Net)

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyusun langkah evakuasi bagi WNI di Iran, pascameletusnya ketegangan dengan AS dan Israel. 

Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa sebanyak 32 WNI dijadwalkan dievakuasi pada tahap pertama. Proses evakuasi dilakukan melalui wilayah Azerbaijan. 

"Evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap dan tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan," kata Heni, melalui keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Sebagaimana diinformasikan bahwa proses evakuasi dari Teheran menuju Baku dapat memakan waktu sepuluh jam. Setelah di Azerbaijan, para WNI akan melanjutkan perjalanan dengan penerbangan menuju Jakarta.

Heni memastikan bahwa proses evakuasi disusun dengan mencermati perkembangan situasi keamanan, termasuk penentuan jalur yang paling tepat dan aman.

Baca Juga: Iran Dilaporkan Hancurkan Radar Pertahanan Rudal AS Senilai Sekitar Rp5 Triliun di Yordania

“Untuk jalur-jalur evakuasi akan dilihat sesuai kondisi di lapangan, dan ini akan ditentukan oleh rekan-rekan di KBRI Teheran dan KBRI Baku, Azerbaijan,” ucapnya.

Setelah tahap pertama, rencana evakuasi akan diputuskan kemudian oleh pemerintah RI setelah mengkaji pertimbangan keamanan terkini dan memerhatikan masukan dari KBRI Teheran.

Selain itu, KBRI juga terus berkomunikasi dengan para WNI guna memastikan keselamatan, khususnya yang berada di Teheran, baik yang menetap maupun yang sedang berkunjung. 

"KBRI Teheran akan terus beroperasi memberikan bantuan dan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran," katanya. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Santo Darmosumarto, mengatakan bahwa pemerintah negara-negara Teluk tetap memperhatikan keamanan seluruh penduduk, termasuk diaspora Indonesia, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Baca Juga: Iran Kecam Sekjen PBB karena Dinilai Remehkan Dampak Serangan AS-Israel

Dengan penyebaran imbauan keamanan yang luas serta jaminan kebutuhan dasar, pemerintah negara-negara Teluk disebut belum merekomendasikan evakuasi warga asing dari wilayahnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.