Iran Dilaporkan Hancurkan Radar Pertahanan Rudal AS Senilai Sekitar Rp5 Triliun di Yordania

AKURAT.CO Iran dilaporkan berhasil menghancurkan sebuah radar penting milik sistem pertahanan rudal Amerika Serikat pada hari-hari awal perang di Timur Tengah. Serangan tersebut disebut menimbulkan celah dalam sistem pengawasan udara dan pertahanan rudal AS di kawasan Teluk.
Laporan Bloomberg yang mengutip seorang pejabat AS menyebut radar tersebut berperan vital dalam mengarahkan sistem pertahanan rudal Amerika di kawasan.
Para analis menilai kerusakan radar itu berpotensi mengurangi kemampuan pengawasan terhadap ancaman rudal balistik di ketinggian tinggi.
Ryan Brobst, wakil direktur Foundation for Defense of Democracies (FDD), mengatakan serangan Iran terhadap radar sistem THAAD dapat menjadi salah satu serangan paling berhasil yang dilakukan Teheran sejauh ini.
Namun ia menambahkan militer AS dan sekutunya masih memiliki radar lain yang dapat digunakan untuk menjaga sistem pertahanan udara dan rudal di kawasan, sehingga kehilangan satu radar tidak sepenuhnya melumpuhkan sistem tersebut.
Radar THAAD Hancur di Pangkalan Udara Yordania
Menurut laporan CNN, citra satelit komersial menunjukkan radar AN/TPY-2 beserta peralatan pendukungnya hancur di Muwaffaq Salti Air Base di Yordania pada hari-hari awal perang.
Radar tersebut merupakan bagian dari sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang digunakan Amerika Serikat untuk mendeteksi dan menargetkan rudal balistik pada ketinggian sangat tinggi.
Seorang pejabat AS kemudian mengonfirmasi bahwa radar tersebut memang telah hancur akibat serangan.
Data dari FDD menunjukkan setidaknya ada dua serangan Iran yang dilaporkan terjadi di Yordania, masing-masing pada 28 Februari dan 3 Maret.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon




