Akurat

Beda Awal Puasa 2026, Menag: Perbedaan Itu Indah, Jangan Jadi Pemecah

Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto | 18 Februari 2026, 10:13 WIB
Beda Awal Puasa 2026, Menag: Perbedaan Itu Indah, Jangan Jadi Pemecah

AKURAT.CO Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tersebut diumumkan dalam sidang isbat yang digelar Kementerian Agama.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau masyarakat agar tidak membesar-besarkan perbedaan dalam penetapan awal Ramadan.

Ia menegaskan, perbedaan pandangan merupakan hal yang lumrah dan tidak seharusnya dimaknai secara negatif.

“Seandainya ada di antara warga kita umat Islam yang mungkin akan melakukan hal yang berbeda sesuai keyakinannya masing-masing, kami menghimbau kepada segenap masyarakat, mari perbedaan itu tidak menyebabkan kita berpisah atau berbeda dalam artian negatif,” ujarnya dalam konferensi pers usai sidang isbat.

Menurut Nasaruddin, Indonesia telah berpengalaman menghadapi perbedaan penetapan awal Ramadan maupun Syawal.

Ia berharap masyarakat dapat menyikapi perbedaan tersebut sebagai kekayaan dalam persatuan.

Baca Juga: Dari Semua Salah Jokowi alias Salawi, Sekarang Jadi Semua Karena MBG alias Muka Mbek!

“Jadikanlah perbedaan itu sebagai satu konfigurasi yang sangat indah. Indonesia sudah berpengalaman berbeda tapi tetap utuh dalam sebuah persatuan yang sangat indah,” tegasnya.

Sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan itu dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid menggunakan metode hisab hakiki dan berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Sementara itu, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 yang ditandatangani pada 19 September 2025, pemerintah menetapkan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada 21–22 Maret 2026.

Dengan demikian, awal Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026.

Di sisi lain, peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, juga memprediksi awal Ramadan 1447 Hijriah di Indonesia dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Prediksi tersebut didasarkan pada posisi hilal lokal pada Selasa, 17 Februari 2026.

Baca Juga: 30 Ucapan Selamat Puasa Lucu dan Berkesan, Cocok Dibagikan Jelang Ramadan 2026

Thomas menjelaskan, Kementerian Agama bersama mayoritas organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia selama ini menggunakan kriteria hilal lokal dalam penentuan awal bulan hijriah, termasuk Ramadan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.