Akurat

Sukseskan Program MBG, Badan Gizi Nasional Perluas Kemitraan SPPG

Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto | 24 Februari 2026, 15:08 WIB
Sukseskan Program MBG, Badan Gizi Nasional Perluas Kemitraan SPPG


AKURAT.CO Saat ini terdapat 24 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program MBG yang tersebar di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut dinilai mempermudah pelaksanaan Program MBG melalui skema kemitraan strategis dengan berbagai pihak.

"Dengan kemitraan yang kita lakukan ini membuahkan dan mempermudah Program MBG, sehingga hari ini di seluruh Indonesia sudah ada 24 ribu SPPG dari Sabang sampai Merauke," ujar Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, kemitraan yang dibangun dinilai mempermudah sekaligus mempercepat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan.

Melalui skema kolaboratif memungkinkan terjadi percepatan pembangunan infrastruktur layanan pada SPPG, tanpa seluruhnya bergantung pada pembiayaan negara untuk pembangunan fisik.

Dari sisi efisiensi anggaran, BGN memberikan insentif sebesar Rp6 juta per hari untuk setiap SPPG atau sekitar Rp144 juta per bulan.

Baca Juga: Bekerja di Dapur MBG, Ibu Tiga Anak di Sukoharjo Selamat dari Jeratan Utang

Skema ini dinilai jauh lebih efisien dibandingkan apabila pemerintah harus membangun dan mengelola seluruh fasilitas secara mandiri.

Dadan juga menekankan kecepatan waktu dalam pelaksanaan menjadi kunci dalam keberhasilan pelaksanaan Program MBG..

"Yang paling berharga dari proses kemitraan dan saya kira ini harus dihargai oleh negara kepada semua pihak yang turut membangun adalah the winning of time, yaitu kecepatan waktu. Waktu merupakan salah satu faktor di dunia ini yang tidak dapat dikembalikan, bersifat irreversible dan berjalan satu arah," jelasnya.

"Karena itu, dalam Al-Qur'an disebutkan Wal 'Ashr (Demi Waktu). Hal tersebut sangat relevan, sebab dalam pelaksanaan Program MBG. Apabila tidak dijalankan dengan kecepatan tinggi, saya kira semua pihak akan sangat merugi," ujar Dadan.

Percepatan pembangunan dan penguatan mitra menjadi kunci strategis agar pelaksanaan Program MBG dapat terlaksana dan sesuai capaiannya.

"BGN menegaskan bahwa percepatan pembangunan dan penguatan kemitraan (Program MBG) merupakan strategi utama untuk memastikan seluruh target nasional dapat tercapai tepat waktu dan berkelanjutan," demikian Dadan.

Baca Juga: Program MBG Dongkrak Harga Panen Petani Manggarai, Wortel Naik Tiga Kali Lipat

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.