Peran Rumah Ibadat Harus Perkuat Harmoni Sosial

AKURAT.CO Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik, mendorong penguatan peran majelis agama, tokoh agama, serta rumah ibadat dalam menjalankan fungsi sosial guna merajut kerukunan secara nyata di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Akmal saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang digelar di Avenzel Hotel Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Polpum Kemendagri dengan mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan FKUB Guna Memperkuat Persatuan Bangsa dan Harmoni Sosial.”
Akmal menegaskan, sinergi lintas sektor dan lintas tokoh agama, serta optimalisasi fungsi sosial rumah ibadat menjadi kunci penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
Menurutnya, harmoni sosial tidak hanya dimaknai sebagai kerukunan semata, tetapi juga diwujudkan melalui peran nyata rumah ibadat dalam kehidupan sosial masyarakat.
Baca Juga: Komisi X DPR Dorong Reformasi Tata Kelola Olahraga dan Perlindungan Atlet
“Kerukunan antar dan intraumat beragama harus dibangun melalui fungsi sosial yang konkret di masyarakat,” ujar Akmal.
Ia menambahkan, peran majelis agama, tokoh agama, dan rumah ibadat tidak boleh terbatas pada aktivitas keagamaan saja, tetapi juga harus berkontribusi dalam berbagai agenda sosial, seperti penanganan bencana, penguatan ketahanan pangan, dukungan sektor pertanian, hingga pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan seperti greenhouse.
“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk umat beragama, untuk memperkuat ketahanan pangan. Kebutuhan paling mendasar umat beragama adalah pangan. Bahkan bisa dilakukan lomba greenhouse antar rumah ibadat untuk membangun kesamaan dan solidaritas sosial,” jelasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Akmal juga meninjau Musala Jami'atul Khoir di Jalan Perjuangan, Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, yang terdampak banjir. Ia turut menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Selain itu, Akmal mengunjungi Gereja HKBP di Kelurahan Duren Jaya, Kota Bekasi.
Dalam kunjungannya, ia memberikan apresiasi kepada jemaat yang dinilai telah menjalankan fungsi sosial rumah ibadat dengan membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kami mengapresiasi umat beragama yang mampu menjadikan rumah ibadat tidak hanya sebagai tempat ritual, tetapi juga sebagai pusat kepedulian sosial,” katanya.
Rakornas FKUB tersebut turut dihadiri secara virtual oleh sejumlah kepala daerah, antara lain Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wali Kota Padang Fadly Amran, Wali Kota Depok Supian Suri, dan Wali Kota Kupang Christian Widodo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










