Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 3 Februari 2026

AKURAT.CO Kalender Hijriah hari ini menunjukkan tanggal 15 Sya'ban 1447 H, sebuah tanggal penting yang diperingati sebagai Nishfu Sya'ban.
Baik Kementerian Agama (Kemenag) maupun Muhammadiyah menyepakati tanggal ini berdasarkan perhitungan kalender Islam.
Perbedaan kecil mungkin muncul dalam penentuan awal Ramadan, di mana Kemenag memprediksi 19 Februari 2026, sementara Muhammadiyah memprediksi 18 Februari 2026.
Baca Juga: Ramalan Shio Siang Terbaru, 3 Februari 2026: Energi Karier Menguat, Keuangan Mulai Bergerak
Tanggal Hijriah pada 3 Februari 2026
Pada hari Selasa (3/2/2026), tanggal Hijriah adalah 15 Sya'ban 1447 H.
Tanggal ini dikenal sebagai Nishfu Sya'ban atau malam Nisfu Sya'ban, sebuah malam yang dianggap mulia dalam tradisi Islam.
Kesepakatan tanggal ini terlihat dari kalender yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan perhitungan oleh Muhammadiyah.
Baca Juga: OJK Rombak Aturan Pasar Modal, Free Float Naik Jadi 15%
Menurut Kementerian Agama (Kemenag)
Kalender Hijriah 2026 yang disusun oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI menunjukkan bahwa 3 Februari 2026 bertepatan dengan 15 Sya'ban 1447 H.
Kemenag menggunakan kaidah imkan rukyat global, di mana awal bulan Hijriah dihitung berdasarkan kemungkinan penampakan hilal (bulan sabit) di mana saja di dunia.
Berdasarkan kalender Kemenag, awal bulan Sya'ban 1447 H jatuh, pada Selasa (3/2/2026).
Kemenag juga memprediksi awal Ramadan 1447 H akan jatuh, pada Kamis (19/2/2026).
Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah juga menetapkan 3 Februari 2026 sebagai 15 Sya'ban 1447 H, dan tanggal ini juga bertepatan dengan Puasa Ayyamul Bidh.
Perhitungan kalender Muhammadiyah didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yang berpedoman pada gerak faktual benda langit.
Berdasarkan penetapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada Rabu (18/2/2026).
Hal ini menunjukkan sedikit perbedaan satu hari dengan Kemenag dalam penetapan awal Ramadan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









