Akurat

Kepala BGN: Presiden Minta Mutu dan Keamanan Program MBG Diperkuat

Herry Supriyatna | 2 Februari 2026, 23:30 WIB
Kepala BGN: Presiden Minta Mutu dan Keamanan Program MBG Diperkuat

AKURAT.CO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan, Presiden Prabowo Subiantomemberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas dan keamanan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Arahan tersebut disampaikan agar pelaksanaan program tetap mengejar target sasaran, namun tidak mengabaikan standar mutu dan keselamatan bagi para penerima manfaat.

“Pak Presiden menegaskan BGN harus bekerja dengan sangat cermat. Target tetap dikejar, tetapi kualitas dan keamanan harus terus ditingkatkan,” ujar Dadan saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Dadan memaparkan, hingga saat ini Program MBG telah didukung oleh 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekitar 60,7 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk menjamin mutu layanan, BGN menargetkan pembentukan tim akreditasi dan sertifikasi pada 2026.

Tim ini akan memastikan seluruh SPPG memenuhi standar dan kualifikasi yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Siti Zuhro Cerita Pertemuan dengan Prabowo: Saya Bukan Oposisi, Tapi Pengingat Negara

“Nanti akan ada gradasi penilaian, mulai dari SPPG unggul dengan nilai A, sangat baik nilai B, baik nilai C, hingga SPPG yang perlu pembinaan lebih lanjut agar dapat terus melaksanakan kegiatannya,” jelas Dadan.

Selain peningkatan kualitas layanan, Dadan menambahkan bahwa pada 2026 BGN juga akan memfokuskan perhatian pada penguatan edukasi gizi kepada penerima manfaat.

Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menerima bantuan pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pola makan sehat dan bergizi.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.