Pentingnya Sensus Ekonomi 2026 untuk Data Perekonomian Berkualitas

AKURAT.CO Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) merupakan instrumen strategis untuk menyediakan data ekonomi yang akurat, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perumusan kebijakan nasional.
Menurut Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, sejumlah tantangan bakal dihadapi dalam pelaksanaan SE2026. Antara lain akurasi data, pendataan sektor ekonomi baru, serta pencatatan aktivitas ekonomi yang tidak tampak, termasuk sektor informal.
Karena itu, pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan petugas sensus, mulai dari proses rekrutmen, pelatihan, hingga pendampingan lapangan serta penguasaan teknologi.
Selain itu, strategi komunikasi yang tepat kepada pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan sensus.
Baca Juga: Berdayakan Masyarakat Pascabencana Lewat Sektor Ekonomi Kreatif
"Petugas harus dibekali kemampuan teknis dan komunikasi yang baik agar dunia usaha merasa aman dan memahami manfaat sensus ini," kata Hetifah, dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).
Ia mengatakan, SE2026 tidak boleh dijalankan sekadar formalitas, melainkan harus dipersiapkan dan dilaksanakan secara sungguh-sungguh.
"Pelaksanaannya harus tepat waktu, berkualitas, dan berintegritas. Agar benar-benar bermanfaat bagi pembangunan ekonomi nasional," ujar Hetifah.
Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut bahwa Sensus Ekonomi 2026 sangat penting karena akan menjadi dasar kebijakan perekonomian ke depan.
"Melalui sensus ini, kita akan mendapatkan potret struktur ekonomi Indonesia secara utuh sebagai pijakan perumusan kebijakan," ujarnya.
Baca Juga: Sempat Bertemu Prabowo, Jokowi Bahas Isu Global dan Ekonomi Nasional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









