Akurat

Perbedaan Ibadat Sabda dan Misa Ekaristi dalam Gereja Katolik

Herry Supriyatna | 18 Januari 2026, 23:09 WIB
Perbedaan Ibadat Sabda dan Misa Ekaristi dalam Gereja Katolik

AKURAT.CO Ibadat Sabda dan Misa Ekaristi merupakan dua bentuk perayaan iman yang dikenal dalam Gereja Katolik. Keduanya menjadi sarana penting bagi umat untuk berjumpa dengan Tuhan melalui Sabda-Nya.

Karena memiliki kemiripan dalam ritus pembuka dan Liturgi Sabda, tidak sedikit umat yang menganggap kedua ibadat ini sama.

Padahal, secara teologis maupun dalam pelaksanaannya, Ibadat Sabda dan Misa Ekaristi memiliki perbedaan yang mendasar.

Lantas, apa saja perbedaan antara Ibadat Sabda dan Misa Ekaristi? Berikut penjelasan lengkapnya.

Mengenal Ibadat Sabda dan Misa Ekaristi

Misa Ekaristi merupakan perayaan iman tertinggi dalam Gereja Katolik yang bersifat sakramental dan hanya dapat dipimpin oleh seorang imam. Misa Ekaristi terdiri atas dua bagian utama, yakni Liturgi Sabda dan Liturgi Ekaristi.

Sementara itu, Ibadat Sabda adalah ibadat yang berfokus pada pewartaan dan perenungan Firman Tuhan. Berbeda dengan Misa Ekaristi, Ibadat Sabda tidak mengandung unsur sakramental dan dapat dilaksanakan tanpa kehadiran imam.

Perbedaan Ibadat Sabda dan Misa Ekaristi

Berikut sejumlah perbedaan utama antara Ibadat Sabda dan Misa Ekaristi yang perlu dipahami umat:

Baca Juga: Platform X Batasi Fitur Grok AI Usai Heboh Konten Seksual

1. Status dan Kedudukan dalam Gereja

Misa Ekaristi merupakan ibadah utama dan puncak kehidupan Gereja Katolik karena menghadirkan kurban Kristus secara sakramental.

Sebaliknya, Ibadat Sabda adalah ibadat non-sakramental yang berfokus pada pewartaan Firman Tuhan dan tidak menghadirkan sakramen Ekaristi.

2. Isi dan Fokus Ibadah

Misa Ekaristi mencakup Liturgi Sabda (bacaan Kitab Suci, homili, dan doa umat) serta Liturgi Ekaristi, di mana roti dan anggur dikonsekrasi menjadi Tubuh dan Darah Kristus. Inti perayaan Misa terletak pada Liturgi Ekaristi.

Ibadat Sabda hanya mencakup Liturgi Sabda, yakni pembacaan Firman Tuhan, renungan, dan doa-doa umat.

3. Pelaksanaan dan Tata Cara

Misa Ekaristi memiliki tata perayaan yang lengkap dan baku, mulai dari ritus pembuka hingga ritus penutup, serta wajib dipimpin oleh imam.

Sementara itu, Ibadat Sabda lebih fleksibel dan dapat dilaksanakan di komunitas-komunitas kecil, terutama di daerah yang tidak memungkinkan perayaan Misa karena ketiadaan imam.

4. Makna Teologis

Misa Ekaristi merupakan sumber dan puncak kehidupan iman Kristiani karena menghadirkan karya keselamatan Kristus melalui kurban-Nya secara nyata dan sakramental.

Ibadat Sabda berfungsi untuk menumbuhkan dan memperdalam iman umat melalui pendengaran dan permenungan Firman Tuhan, khususnya saat Misa tidak dapat dilaksanakan.

5. Peran dan Partisipasi Umat

Dalam Misa Ekaristi, umat diundang untuk berpartisipasi secara aktif melalui doa, aklamasi, sikap tubuh, serta peran liturgis seperti lektor, pemazmur, dan petugas kolekte.

Dalam Ibadat Sabda, partisipasi umat juga sangat dianjurkan. Ibadat ini bahkan dapat dipimpin oleh umat awam yang telah menerima mandat atau izin dari otoritas Gereja setempat.

Baca Juga: Waspada Penipuan Supplier, Ini Tips Aman Menjalankan Bisnis Dropship

Kesimpulan

Misa Ekaristi merupakan puncak peribadatan umat Katolik karena menghadirkan kurban Kristus secara sakramental.

Sementara itu, Ibadat Sabda adalah ibadat yang berfokus pada pewartaan Firman Tuhan tanpa unsur sakramen.

Meski berbeda secara makna dan pelaksanaan, keduanya sama-sama penting dalam menuntun umat untuk semakin dekat dan berjumpa dengan Allah.

Laporan: Lilis Anggraeni/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.