Itinerary Visa: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya agar Pengajuan Disetujui

AKURAT.CO Ketika merencanakan perjalanan ke luar negeri, baik untuk liburan, studi, maupun keperluan kerja, ada satu dokumen penting yang kerap menjadi syarat pengajuan visa, yakni itinerary.
Meski terlihat sederhana, itinerary atau rencana perjalanan sering kali menjadi faktor penentu apakah permohonan visa disetujui atau tidak.
Tak sedikit pemohon visa yang masih bingung mengenai apa itu itinerary, seberapa penting perannya, serta bagaimana cara menyusunnya dengan benar.
Padahal, dokumen ini berfungsi sebagai gambaran utama rencana perjalanan selama berada di negara tujuan.
Apa Itu Itinerary Visa?
Secara sederhana, itinerary visa adalah rencana perjalanan yang menjelaskan secara rinci agenda dan jadwal pemohon selama berada di luar negeri.
Dokumen ini umumnya memuat tanggal keberangkatan dan kepulangan, kota yang akan dikunjungi, tempat menginap, hingga gambaran aktivitas harian.
Itinerary dibutuhkan pihak kedutaan untuk memastikan bahwa:
-
Pemohon memiliki tujuan perjalanan yang jelas
-
Rencana perjalanan realistis dan sesuai dengan jenis visa yang diajukan
-
Tidak ada indikasi niat tinggal melebihi izin visa atau melakukan aktivitas di luar peruntukannya, seperti bekerja dengan visa turis
Dengan demikian, itinerary menjadi bukti keseriusan dan kejujuran pemohon dalam menjelaskan tujuan perjalanannya.
Baca Juga: Jangan Salah Arti, Ini Cara Memahami Bahasa Tubuh Anjing dari Ekor hingga Tatapan Mata
Mengapa Itinerary Penting dalam Pengajuan Visa?
Meski tidak selalu diwajibkan, itinerary memiliki peran penting karena membantu petugas imigrasi memahami rencana perjalanan pemohon secara menyeluruh.
Beberapa alasan itinerary dinilai penting antara lain:
-
Menunjukkan perencanaan yang matang dan bertanggung jawab
-
Membantu menilai kesesuaian tujuan perjalanan dengan jenis visa
-
Menjadi acuan dalam proses wawancara visa
-
Memudahkan pemohon dalam mengatur waktu dan anggaran perjalanan
Itinerary yang rapi dan masuk akal dapat meningkatkan kepercayaan petugas kedutaan terhadap pemohon visa.
Komponen Penting dalam Itinerary Visa
Agar itinerary terlihat profesional dan meyakinkan, sebaiknya memuat beberapa informasi berikut:
-
Data pribadi singkat: nama lengkap, nomor paspor, dan kontak
-
Tanggal perjalanan: waktu keberangkatan hingga kepulangan
-
Kota atau negara tujuan: disusun sesuai urutan perjalanan
-
Tempat menginap: nama hotel, alamat, dan nomor kontak
-
Rencana aktivitas harian: kegiatan utama setiap hari
-
Informasi transportasi: penerbangan atau moda transportasi antar kota
Cara Membuat Itinerary Visa dengan Mudah
Untuk menyusun itinerary yang baik, berikut langkah-langkah praktis yang bisa diikuti:
-
Tentukan tanggal perjalanan yang jelas dan konsisten
-
Susun rute perjalanan yang masuk akal dan efisien
-
Tulis jadwal harian secara singkat dan jelas
-
Cantumkan tempat menginap, meski masih berupa pemesanan sementara
-
Gunakan format tabel atau kronologis agar mudah dibaca
-
Simpan dalam format digital atau cetak rapi
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan umum dalam pembuatan itinerary antara lain:
Baca Juga: Apa Itu Kateterisasi Jantung? Ini Tujuan, Prosedur, dan Risikonya
-
Jadwal yang tidak realistis
-
Tidak mencantumkan alamat hotel atau lokasi kegiatan
-
Memberikan informasi yang tidak sesuai fakta
-
Mengabaikan jarak dan waktu tempuh antar kota
Itinerary visa bukan sekadar daftar kegiatan, melainkan bukti kesiapan dan tanggung jawab pemohon dalam merencanakan perjalanan ke luar negeri.
Itinerary yang jelas, logis, dan terstruktur dapat meningkatkan peluang visa disetujui.
Dengan perencanaan yang matang dan penyusunan itinerary yang rapi, proses pengajuan visa pun dapat berjalan lebih lancar tanpa kendala berarti.
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










