Roda Pemerintahan Wilayah Bencana Sumatera Ditargetkan Kembali Normal Sebelum Ramadan

AKURAT.CO Pemerintah dan DPR RI menargetkan roda pemerintahan di wilayah terdampak bencana di Sumatera, dapat segera pulih sebelum masuknya bulan Ramadan.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam Rapat Lanjutan Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera, mengatakan saat ini seluruh wilayah bencana di Sumatera sudah tersentuh secara bertahap untuk ditanggulangi.
"Satgas pemerintah dan Satgas DPR menargetkan sebelum puasa, roda pemerintahan di seluruh daerah di Sumatera yang terdampak sudah dapat berjalan normal, dan seluruh daerah terdampak telah tersentuh secara bertahap dan dapat dimaksimalkan agar dapat selesai tertanggulangi, diusahakan sebelum Lebaran," kata Dasco, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga: HUT ke-53 PDIP, Megawati Instruksikan Kader Turun Langsung Bantu Korban Bencana Sumatera
Dasco menuturkan bahwa pelaksanaan pemulihan pascabencana akan dilaksanakan oleh Satgas, yang sebelumnya telah dibentuk pemerintah dan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian.
"Per tanggal 10 Januari, pemulihan pascabencana Sumatera, pelaksanaannya oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang dibentuk oleh pemerintah, dipimpin oleh Bapak Tito Karnavian," ujarnya.
Baca Juga: Satgas Galapana DPR Ungkap 4 Masalah Krusial Penanganan Bencana di Sumatera
Sedangkan, Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera DPR akan menjalankan fungsi legislatif di bidang anggaran, pengawasan, dan regulasi serta koordinasi.
Selain itu, disepakati untuk dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera dapat dilakukan dalam berskala nasional dan saling terintegrasi.
"Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera yang dilakukan dengan skala nasional yang terintegrasi dengan seluruh kementerian dan lembaga yang tergabung dalam Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, akan melakukan percepatan-percepatan yang dianggap perlu," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








