Percepat Pembangunan Huntap di Sumut, BNPB Verifikasi dan Validasi Data Korban Bencana

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan pemulihan jangka menengah dan panjang berjalan terarah serta berkelanjutan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan saat ini BNPB menitikberatkan penguatan data dan administrasi sebagai fondasi percepatan pembangunan huntap.
Baca Juga: Prabowo Jamin Hunian Tetap untuk Korban Bencana Dibangun dengan Kualitas Baik
Proses verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan terus dilakukan agar pembangunan tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
"BNPB kini menitikberatkan upaya pada penguatan data dan administrasi sebagai dasar percepatan pembangunan hunian tetap," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Minggu (21/12/2025).
Selain penguatan data, BNPB juga memantau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) serta kesiapan lokasi huntap. Salah satu yang ditinjau adalah rumah contoh di Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, yang akan menjadi acuan teknis pembangunan hunian aman dan tahan bencana.
BNPB juga mendampingi sosialisasi program huntap dan huntara kepada masyarakat calon penerima bantuan. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme bantuan, tahapan pembangunan, serta peran aktif masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.
Dalam rencana jangka panjang, pemerintah telah memetakan kebutuhan pembangunan 5.974 unit rumah rusak berat. Sementara itu, pembangunan 2.524 unit huntara masih dalam tahap identifikasi lahan di sejumlah wilayah, termasuk Tapanuli Tengah dan Kabupaten Langkat.
Khusus untuk wilayah Tapanuli Utara, BNPB menyebut agenda peletakan batu pertama pembangunan hunian dijadwalkan akan dilakukan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Minggu (21/12/2025).
Baca Juga: Prabowo Kunjungi Posko Pengungsi di Agam, Beri Kabar Gembira Soal Hunian Warga Terdampak Bencana
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyatakan pembangunan hunian tetap bagi korban banjir di sejumlah wilayah Sumatera, akan segera direalisasikan dengan dukungan pendanaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Politisi yang akrab disapa Ara itu mengungkapkan, hingga saat ini telah tersedia kesiapan pembangunan ribuan unit rumah yang akan diperuntukkan bagi warga terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
"Per hari ini sudah ada kesiapan untuk membangun rumah bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sebesar 2.603 unit," kata dia seusai menghadiri rapat tingkat menteri di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









